Sabtu, 30 Mei 2026

TRIBUN WIKI

Tingkatkan Risiko Penyakit Kronis, Apa Itu Sindrom Metabolik? Pahami Gejala dan Komplikasinya

Sindrom metabolik merupakan kumpulan kondisi yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, strokem dan diabetes tipe 2.

Tayang:
freepik.com
ILUSTRASI - Sindrom metabolik merupakan kumpulan kondisi yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, strokem dan diabetes tipe 2. 

Sebagian besar penderita sindrom metabolik tidak mengalami gejala yang jelas.

Namun, salah satu tanda bisa dilihat dari peningkatan ukuran lingkar pinggang.

Penderita sindrom metabolik yang memiliki tingkat gula darah tinggi juga bisa mengalami peningkatan rasa haus dan buang air kecil, kelelahan, dan gangguan penglihatan.

Secara rinci, berikut gejala yang bisa dialami penderita sindrom metabolik:

- lingkar pinggang lebih dari 90 centimeter pada pria dan lebih dari 80 centimeter pada wanita

- kadar trigliserida tinggi

- tekanan darah lebih dari 140/90mmHg

- kadar gula darah tidak terkontrol

- mudah mengalami iritasi dan pembengkakan jaringan tubuh

- darah mudah menggumpal.

Cara mencegah

Untuk mencegah sindrom metabolik, bisa dilakukan dengan menjaga ukuran lingkar pinggang, tekanan darah, dan tingkat kolesterol agar tetap seimbang.

Hal ini bisa kita upayakan dengan rutin olahraga dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang seperti buah, sayur, dan biji-bijian.

Rutin berolahraga juga menjadi aspek penting dalam mencegah sindrom metabolik.

Pasalnya, olahraga membantu menurunkan tekanan darah, kadar gula darah, dan tingkat kolesterol.

Selain itu, kita juga harus melakukan pemeriksaan fisik yang teratur untuk mengetahui tingkat gula darah, kolesterol, dan tekanan darah.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Memahami Sindrom Metabolik dan Cara Mencegahnya".

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved