Minggu, 19 April 2026

Amerika Serikat Dukung Penuh Negara ASEAN Soal Laut China Selatan: Komitmen Abadi

Amerika Serikat mengungkapkan akan tetap berkomitmen untuk mendukung ASEAN dalam memperjuangkan supremasi hukum di Laut China Selatan.

Kompas.com
Menlu AS Mike Pompeo - AS tetap berkomitmen untuk Asean di tengah 'meningkatnya agresi' China, kata Pompeo. 

Editor: Putri Larasati Anggiawan

TRIBUNBATAM.id, WASHINGTON - Amerika Serikat mengungkapkan akan tetap berkomitmen untuk mendukung ASEAN dalam memperjuangkan supremasi hukum, menghormati kedaulatan, dan transparansi di Laut China Selatan dan wilayah Mekong.

Ini disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Mike Pompeo pada Jumat (11/9/2020) kemarin.

Ia memberikan kritik terhadap ancaman China di wilayah Laut China Selatan.

Komentar Pompeo muncul dalam sebuah pernyataan setelah pertemuannya dengan para menteri luar negeri ASEAN, salah satu dari beberapa KTT regional tahunan minggu ini yang berlangsung di tengah pandemi virus Corona.

Pertemuan tersebut didominasi oleh pembicaraan terkait ketegangan AS-China, khususnya seputar Laut China Selatan yang diperebutkan.

Klaim teritorial China, yang mencakup hampir keseluruhan laut dan bentrok dengan klaim Vietnam, Filipina, Brunei, dan Malaysia, ditolak sebagai ilegal oleh pengadilan arbitrase internasional pada tahun 2016, sebuah keputusan yang secara eksplisit dipihak AS untuk pertama kalinya.

Jelang Pilpres Amerika Serikat, Presiden Trump Masuk Nominasi Peraih Nobel Perdamaian 2021

Menteri Luar Negeri China Wang Yi menyalahkan AS sebagai pendorong terbesar militerisasi Laut China Selatan, sementara Pompeo mengecam China atas apa yang disebutnya sebagai pola menindas tetangganya, dalam pertemuan masing-masing dengan rekan-rekan ASEAN mereka.

Dalam pernyataan hari Jumat, Pompeo menekankan "komitmen abadi AS untuk ASEAN", menambahkan bahwa kedua belah pihak berbagi prinsip penghormatan terhadap kedaulatan, supremasi hukum, transparansi, keterbukaan, dan inklusivitas.

"Kami juga menggarisbawahi komitmen kami untuk berbicara di hadapan agresi dan ancaman Partai Komunis China yang meningkat terhadap kemampuan negara-negara berdaulat untuk membuat pilihan bebas," kata Pompeo.

"Kami berdiri bersama mitra Asean kami karena kami menuntut supremasi hukum dan menghormati kedaulatan di Laut China Selatan, tempat Beijing melakukan kampanye agresif pemaksaan dan perusakan lingkungan," kata Pompeo.

"Kami mendukung transparansi dan rasa hormat di wilayah Mekong, di mana PKC (Partai Komunis China) mendukung perdagangan senjata dan narkotika dan secara sepihak memanipulasi bendungan di hulu, memperburuk kekeringan bersejarah.

Ketegangan antara AS dan China telah meningkat tajam dalam beberapa bulan terakhir, mencakup berbagai masalah mulai dari spionase hingga aplikasi media sosial China dan penumpukan militer China di Laut China Selatan.

Bulan lalu, AS mengumumkan sanksi terhadap 24 perusahaan milik negara China yang terkait dengan pembangunan dan militerisasi pos-pos terdepan di pulau-pulau buatan di Laut China Selatan.

China menanggapinya dengan menembakkan serangkaian rudal ke Laut China Selatan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved