TRIBUN WIKI
Bekas Penambangan Bauksit Tahun 1980an, Inilah Sejarah dan Keunikan Gurun Pasir Bintan, Mirip Sahara
Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, memiliki segudang objek wisata alam eksotis yang sayang untuk dilewatkan, salah satunya adalah Gurun Pasir.
Di beberapa sudut gurun ini terdapat telaga berwarna biru yang sangat eksotis.
Warna birunya berpadu dengan warna putih kecoklatan dari hamparan pasir menghasilkan panorama yang mempesona.
Di setiap telaga tersebut juga disediakan pelantaran atau dermaga kayu, sehingga pengunjung bisa berjalan di atasnya.
- Wisata air
Wisata ini juga menyediakan perahu bebek dan perahu kano khusus di telaga dengan tarif sewa Rp 15.000 - Rp 20.000.
- Kuliner
Lokasi gurun pasir ini relatif terik, sehingga pengunjung cenderung akan cepat haus.
Namun, di sekitar kawasan ini banyak penjual minuman seperti es kelapa, teh obeng, hingga minuman dingin lainnya.
Geografis
Gurun ini memiliki luas kurang lebih 6000 hektar dengan struktur pasir yang berbukit-bukit.
Hal ini membuat daratan di gurun ini terlihat seperti gundukan-gundukan pasir yang tidak rata.
Tekstur tanah di gurun ini cenderung keras sehingga mudah dipijak.
Sejarah
Gurun pasir ini tidak muncul begitu saja, melainkan area bekas penambangan pasir bauksit yang telah ada sejak tahun 1980an.
Pasir bauksit tersebut kini telah mengeras seperti karang.