Breaking News:

KAPAL PUKAT MAYANG DI ANAMBAS

15 Kapten Kapal Pukat Mayang Bertemu Bupati Anambas, Minta Jaring Mereka Dikembalikan

Seorang kapten kapal pukat mayang kepada Bupati Anambas, mereka terpaksa berlindung di pulau terdekat karena berlindung dari cuaca buruk.

TribunBatam.id/Rahma Tika
TOLAK KAPAL PUKAT MAYANG - Nelayan Anambas berkumpul di halaman kantor Bupati lama di jalan Imam Bonjol, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Rabu (16/9/2020). 

Editor: Septyan Mulia rohman

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Sebanyak 15 kapten kapal pukat mayang mendatangi kantor Bupati Anambas di Pasir Peti, Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan.

Mereka ingin bertemu langsung dengan Bupati Anambas, Abdul Haris agar tuntutan mereka juga didengar oleh kepala daerah itu.

Seorang kapten kapal Wlan Suherlan meminta jaring mereka yang sempat dibawa saat peninjauan Bupati Anambas bersama perwakilan HNSI beberapa waktu lalu ke kapal mereka untuk dikembalikan.

Pria 51 tahun itu menceritakan kronologi hingga mereka beroperasi di sekitar perairan Anambas.

Elan mengungkapkan, kondisi angin kencang membuat awak kapal berpikir untuk berlindung di balik pulau dekat Anambas, sekitar 50 mil dari arah pesisir.

Ketika pagi tiba, mereka mendapati satu kapal nelayan yang tiba-tiba takut dengan kehadiran mereka.

Elan menyebut sempat terjadi aksi kejar-kejaran dalamn peristiwa itu.

"Tujuan kami datang ini untuk meminta bantuan. Kami terpaksa berlindung untuk menyelamatkan kapal.

Saya mohon kepada Bapak Bupati agar mengembalikan jaring kami yang diambil kemarin," ucapnya, Rabu (16/9/2020).

Halaman
123
Penulis: Rahma Tika
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved