Selasa, 5 Mei 2026

PILKADA SERENTAK

Ditanya Wacana Pilkada Serentak Ditunda, Amsakar: Lebih Baik Tetap Dilaksanakan

Amsakar bilang, tak ada yang bisa memprediksi kapan Covid-19 akan selesai. Karena itu, ia lebih memilih pilkada serentak tetap dilaksanakan

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/HENING SEKAR UTAMI
PILKADA SERENTAk - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menilai, lebih baik pilkada serentak tetap dilaksanakan tahun ini 

Editor: Dewi Haryati

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad lebih memilih pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tetap dilaksanakan tahun ini sebagaimana perencanaan awal.

Walaupun saat ini pandemi Covid-19 tengah melanda Indonesia dan sejumlah negara lainnya.

Sebagai Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Amsakar mengaku tak dapat memastikan kapan Covid-19 akan segera berakhir, khususnya di Kota Batam.

"Soal Covid-19 ini unpredictable. Apakah penundaannya setahun atau dua tahun?," ujar Amsakar, Senin (21/9/2020).

Salah satu hal yang menjadi pertimbangan apabila Pilkada ditunda adalah bagaimana kinerja pemerintah provinsi ke depannya.

Pilkada Serentak Ditunda? Wakil Wali Kota Batam: Pilihan yang Terbaik bagi Bangsa, Kita Ikuti

Pasalnya, bagi kepala daerah yang kembali mencalonkan diri sebagai petahana di Pilkada 2020, jabatan yang dilepas semasa cuti diisi oleh pejabat Pemprov eselon II.

Apabila pelaksanaan Pilkada ditunda, maka masa pelaksana tugas menjabat dalam tubuh organisasi pemerintah daerah juga tidak dapat diprediksi kapan akan berakhir.

"Siapa yang bisa memprediksi kapan Covid-19 akan selesai, dan berapa lama nanti pejabat itu menjadi Plt, bagaimana dengan kinerja organisasi di Pemprov nantinya?," jelas Amsakar.

Karena itu, Amsakar menilai bahwa Pilkada 2020 lebih baik apabila dijalankan sebagaimana rencana.

"Saya sebagai Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Batam, merasa Pilkada lebih bagus dilaksanakan," tambah Amsakar. 

Sebelumnya diberitakan, pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di tengah pandemi Covid-19 jadi ancaman potensi munculnya klaster Covid-19 baru.

Karena itu, sejumlah pihak mendesak agar pelaksanaan Pilkada 2020 yang semula dicanangkan pada 9 Desember 2020 ditunda.

Di Kepulauan Riau (Kepri) sendiri, geliat antusiasme bakal pasangan calon (bapaslon) kepala daerah jelang Pilkada justru tampak menggebu. Berbagai persiapan tahapan Pilkada telah dilalui, kendati jumlah kasus Covid-19 kian meningkat, mencapai 1171 kasus pada Minggu (20/9/2020).

Bagaimana tanggapan petahana atas wacana penundaan Pilkada serentak kali ini?

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad angkat bicara ketika ditemui di Kantor DPRD Kota Batam, usai rapat paripurna, Senin (21/9/2020).

 Akhirnya Mendagri Tito Karnavian Tunda Seluruh Pelaksanaan Pilkades Tahun Ini

 Covid-19 Mengganas, Haris Daulay Ungkap Nasib Pilkada Bintan, Ditunda?

Tanggapannya terhadap persoalan dilematis tersebut beragam. Dalam posisi sebagai Wakil Wali Kota sekaligus bakal calon Wakil Wali Kota Batam dari jajaran petahana, Amsakar menyerahkan persoalan pada keputusan pemerintah pusat.

"Pilihan yang terbaik bagi bangsa, itu lah yang kita ikuti," ujar Amsakar.

Meski demikian, ada beberapa hal yang menurut Amsakar penting untuk dipertimbangkan. Persoalannya, sebagian besar tahapan Pilkada sudah dilaksanakan baik di tingkat daerah Kepri maupun daerah lainnya secara nasional.

Menurut Amsakar, tahapan dan serapan anggaran Pilkada 2020 sudah mencapai sekitar 50 persen. Rentang waktu jelang 9 Desember 2020 juga kian singkat.

"Kemarin sudah rapat video conference (vicon) dengan Mendagri dan Dirjen Keuangannya, disampaikan agar menggelontorkan dana sebesar 50 persen dari posting APBD untuk Pilkada," jelas Amsakar.

Perkara pembiayaan dan anggaran yang telah terserap, sepatutnya turut menjadi pertimbangan bagi pemerintah pusat dalam menentukan pelaksanaan Pilkada serentak.

Namun, Amsakar mengaku akan mengikuti apapun keputusan pemerintah pusat yang terbaik terkait kejelasan jadwal Pilkada tersebut.

(TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved