Rabu, 13 Mei 2026

TANJUNGPINANG TERKINI

Data Disnaker Tanjungpinang, Baru 1.136 Pelaku UKM Terima BLT, Kirim 11.331 Data UMKM ke Pusat

Pelaku UMKM di Tanjungpinang yang memenuhi syarat bakal mendapat bantuan sebesar Rp 2,4 juta melalui Bantuan Langsung Tunai.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA
BERHARAP BLT - Tempat usaha David mencari rezeki di masa pandemi Covid-19. David sangat berharap bisa mendapat bantuan BLT UMKM dari pusat 

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Bantuan usaha dari Pemerintah Pusat belum seluruhnya diterima pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM ) di Tanjungpinang, Provinsi Kepri.

Data Dinas Tenaga Kerja ( Disnaker ) Kota Tanjungpinang, baru 1.136 dari 11.331 pelaku UMKM yang mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat itu.

Seperti diketahui, pelaku UMKM yang terdata bakal mendapat bantuan sebesar Rp 2,4 juta melalui bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Mengutip dari situs resmi Kementerian Koperasi dan UKM seperti dilansir Kompas.com, Senin (21/9/2020), apabila ingin mendapatkan bantuan ini bisa mendaftarkan diri atau mengajukan diri ke lembaga/instansi yang sudah ditentukan.

Lembaga/instansi tersebut adalah Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM, Koperasi yang telah disahkan sebagai Badan Hukum, Kementerian/Lembaga, perbankan dan perusahaan pembiayaan lain yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pada saat mendaftar atau mengajukan diri, calon penerima BLT harus melengkapi data-data.

Yakni mulai dari Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, alamat tempat tinggal, bidang usaha hingga nomor telepon.

Bantuan ini masih terus akan dibuka hingga mencapai 12 juta pengusaha mikro atau penyerapannya sudah mencapai 100 persen.

"Yang baru dapat 1.136. Pencairannya melalui BRI, tugas kami hanya mengirimkan data UMKM ke pusat," sebut Kadisnaker Tanjungpinang, Hamalis, Selasa (22/9/2020).

Data yang telah dikirim dari daerah, selanjutnya akan diverifikasi oleh Kementrian Koperasi dan UKM(Kemenkop).

Ia kembali menegaskan kalau kepastian siapa yang mendapat bantuan tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Kemendag Luncurkan Gerobak Digital, UMKM Bisa Memasarkan Produk di Sarana Publik

Kapan Cairnya? Disnaker Tanjungpinang Kirim 11.331 Data Penerima BLT UMKM ke Pusat

"Verifikasi dan keputusan dari Kemenkop. Kita juga tidak tahu berapa kouta untuk Tanjungpinang," ucapnya.

Bantuan dari pemerintah pusat ini, begitu ditunggu oleh pelaku UMKM di Tanjungpinang, David.

Sampai saat ini, ia belum merasakan bantuan tersebut.

Ia menyebutkan, bantuan tersebut tentunya menjadi harapan seluruh pelaku UMKM khususnya di Tanjungpinang.

"Belum ada kami terima. Gak tau apakah memang kita dapat atau tidak. Yang jelas, kami sangat menanti bantuan tersebut.

Kalau memang sudah ada yang cair Alhamdulilah. Bagi yang belum kayak saya ini, hanya bisa sabar menunggu bantuan itu.

Jualan ya tetap harus jualan untuk menyambung hidup," sebutnya.

Disnaker Tanjungpinang Kirim 2.209 Pelaku UMKM

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tanjungpinang mengirimkan 2.209 data Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Bukan tanpa alasan pengiriman data UMKM tersebut kepada Pemerintah Pusat.

Mereka berharap, dengan pengiriman data tersebut, kucuran bantuan bagi pelaku UMKM di Tanjungpinang dapat turun dari pusat.

Kadisnaker Kota Tanjungpinang, Hamalis menyampaikan, bantuan itu sesuai rencana Kementerian Koperasi dan UKM yang menyebutkan Presiden Joko Widodo akan menyalurkan dana hibah/BLT sebesar Rp 2,4 juta kepada 12 juta pelaku usaha mikro.

"Data tersebut sudah kami kirimkan. Semoga seluruh UMKM di Tanjungpinang mendapat bantuan tersebut," ujarnya, Minggu (23/8/2020).

Ia pun belum mengetahui secara persis ketika disinggung teknis penyaluran bantuan tersebut kepada pelaku UMKM di Tanjungpinang.

Hamalis mengungkapkan, saat rapat secara virtual dengan salah satu Direktur Kemensos beberapa waktu lalu, mereka menyarankan untuk menyalurkannya melalui kantor pos.

"Info penyaluran belum fiks. Masih simpang-siur, sewaktu kami rapat virtual dengan salah satu direktur Kemensos, katanya tidak perlu pakai rekening. Karena lebih banyak yang tidak punya, apalagi waktu terbatas, maka rencananya akan dibagi via kantor pos seperti BLT sebelumnya," ungkapnya.

Ia menyebutkan, dikarenakan waktu yang terbatas, Disnaker Kota Tanjungpinang tidak mengecek kembali satu persatu kebenaran dari UMKM tersebut, termasuk menyuruh UMKM menyertakan ulang nomor rekeningnya lagi.

"Kami hanya verifikasi secara administrasi saja. Kondisinya dan waktu tidak sempat kalau nak buat rekening lagi," pungkasnya.

Dirinya juga mengakui, mendapatkan info yang belum diketahui benar apa tidak, terkait yang tidak punya rekening, secara otomatis menerbitkan buku bank BRI dan BNI untuk UMKM.

"Kalau informasi terkini, pada Senin (24/08/2020) besok bantuan akan disalurkan," ujarnya.(TribunBatam.id/Endra Kaputra)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul https://money.kompas.com/read/2020/09/21/070800526/ingin-dapat-blt-umkm-rp-2-4-juta-ajukan-ke-sini?page=all

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved