Sabtu, 9 Mei 2026

BATAM TERKINI

Covid-19 Ancam 5.100 Pekerja di Dua Pabrik, 130 Karyawan Terkonfirmasi Positif

Sebanyak 130 karyawan perusahaan industri manufaktur di Kawasan Industri Batamindo Mukakuning Batam positif Covid-19.

Tayang:
TRIBUNBATAM.id/SON
Sebanyak 130 karyawan perusahaan industri manufaktur di Kawasan Industri Batamindo Mukakuning positif Covid-19. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Seperti yang dikhawatirkan sebelumnya, ledakan penularan Covid-19 di kawasan industri di Mukakuning, Kota Batam, akhirnya terjadi juga.

Sebanyak 130 karyawan perusahaan industri manufaktur di Kawasan Industri Batamindo Mukakuning positif Covid-19.

Dua perusahaan asing itu adalah PT Infenion Technologies Batam dan PT Philips Industries.

Di Infenion dilaporkan ada 63 pekerjanya yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sementara di PT Philips, dikabarkan ada 67 kasus positif.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusumarjadi pun meminta agar ke dua perusahaan itu di-lockdown agar kasus tidak semakin meluas.

Sebab, di kawasan industri tersebut ada puluhan perusahan dengan jumlah puluhan ribu tenaga kerja.

Menurut Didi, lockdown sementara selama 14 hari harus dilakukan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam untuk memutus penyebaran virus di kawasan industri tersebut.

"Saya sudah kirim surat rekomendasi (kepada Gugus Tugas) agar kedua perusahaan itu di-lockdown sementara," kata Didi kepada Tribun Batam, Selasa (22/8/2020).

Meledaknya kasus di kawasan industri Mukakuning ini sudah dikhawatirkan sebelumnya, Dalam laporan Tribun Batam pada Kamis (17/9) lalu, ada temuan delapan kasus terkonfirmasi positif di kalangan pekerja yang tinggal di dormitori atau mess pekerja Mukakuning dan 60 kontak erat dikarantina.

RSKI Galang Penuh, Pasien Covid-19 Bakal Diisolasi di Rusun BP Batam

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam Rudi Syakyakirti kepada Tribun mengakui bahwa ada dua perusahaan yang saat ini menjadi perhatian karena ada beberapa pekerjanya yang positif.

Berbagai upaya, kata Rudi , sudah dilakukan seperti penyemprotan disinfektan ke dormitori dan pabrik secara rutin serta rapid test terhadap kontak erat kasus positif.

Sehari kemudian, jumlah karyawan yang dikarantina bertambah menjadi 153 orang dan 66 orang menjalani tes swab.

Terbaru, dalam laporan kemarin, jumlah kasus yang kemudian diketahui merupakan pekerja dua perusahaan asing itu terus bertambah.

Hingga Selasa kemarin, dua perusahaan itu masih beraktifitas. PT Infineon yang berasal dari Jerman itu masih beroperasi.

Pantauan Tribun, di parkiran perusahaan itu terlihat puluhan sepeda motor milik karyawan terparkir rapi. Di halaman perusahaan juga terlihat tenda putih.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved