Jumat, 12 Juni 2026

VIRUS CORONA DI BATAM

Kadisnaker Batam Angkat Bicara Nasib 3.300 Karyawan Jika PT Infenion & PT Philips Lockdown

Dengan jumlah karyawan mencapai 3.300 orang, Rudi mengatakan perlu sikap kehati-hatian dalam mengambil suatu kebijakan.

Tayang:
tribunbatam/dewi haryati
LOCKDOWN - Kadisnaker Batam Angkat Bicara Nasib 3.300 Karyawan Jika PT Infenion & PT Philips Lockdown. Foto: Kepala Dinas Tenaga Kerja Batam, Rudi Syakyakirti 

Editor Danang Setiawan

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Lonjakan kasus baru covid-19 di Batam kembali terjadi pada Selasa (22/9/2020).

Berdasarkan data Dinkes Kota Batam, ada 63 karyawan PT. Infenion Mukakuning yang terpapar Covid-19.

Jumlah karyawan PT yang terpapar akan bertambah jika dihitung lagi dengan karyawan dari PT. Philips.

"Karyawan PT. Philips baru dites swab kemarin. Sore nanti hasilnya baru keluar," ujar Didi.

Didi pun merekomendasikan dua perusahaan yang ditemukan kasus covid-19 untuk menghentikan sementara aktivitas atau lockdown

"Karena itu, saya sudah kirim surat rekomendasi agar kedua PT itu di-lockdown sementara," tegas Didi ketika diwawancarai TRIBUNBATAM.id.

Jika dilakukan lockdown bagaimana nasib gaji karyawan?

63 Karyawan PT Infenion Terpapar Covid-19, Kadinkes Batam Minta Perusahaan Lockdown

Bertambah 4.071 Pasien Positif Corona, Covid-19 di Indonesia Tembus 252.923 Kasus

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Sakyakirti buka suara soal adanya lonjakan kasus covid-19 di lingkungan pekerja di Mukakuning.

Rudi mengatakan perlu sikap kehati-hatian dalam mengambil suatu kebijakan.

Menurutnya, jumlah karyawan PT Philips mencapai sekitar 3.300 tenaga kerja.

Konsekuensi lockdown bagi kedua perusahaan tersebut, tambahnya, dapat berpotensi menghentikan produksi untuk sementara waktu.

"Kita cari jalan keluar apa yang terbaik," ucapnya ketika dikonfirmasi, Selasa (22/9/2020).

Bagi perusahaan yang karyawannya terpapar Covid-19, menurutnya, ada opsi lain yakni dengan mengurangi jumlah karyawan yang bekerja di kantor, dan memberlakukan kembali sistem work from home (WFH).

Kepala Dinas Tenaga Kerja Batam, Rudi Syakyakirti
Kepala Dinas Tenaga Kerja Batam, Rudi Syakyakirti (tribunbatam/dewi haryati)

Menurut Rudi pula, hak karyawan untuk memperoleh gaji tetap harus diberikan oleh perusahaan kendati menjalani masa lockdown selama 14 hari.

Sebelumnya, terjadi lonjakan kasus baru covid-19 di Batam pada Selasa (22/9/2020).

Sebanyak 63 karyawan PT Infenion terpapar covid-19.

Penambahan tersebut menjadikan total covid-19 di Batam jadi 1.238 kasus.

Dari jumlah tersebut, 544 pasien terkonfirmasi menjalani perawatan.

Sementara angka kesembuhan pasien covid-19 mencapai 652 orang.

Sedangkan 44 orang dinyatakan meninggal dunia akibat virus corona.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi berharap ada tindakan antisipasi penularan kembali covid-19 oleh pihak perusahaan.

Menurut Didi, lockdown sementara waktu selama 14 hari ini harus dilakukan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam untuk memutus penyebaran virus di kawasan tersebut.

PT Infineon Tetap Beroperasi

Sementara itu, PT Infineon Technologies Batam tengah menjadi sorotan akibat banyaknya karyawan mereka terpapar Covid-19.

Dari data Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam diketahui, sebanyak 63 orang karyawan PT Infineon harus diisolasi akibat terkonfirmasi positif Covid-19.

Untuk mencegah terjadinya ledakan klaster karyawan di perusahaan ini, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, pihaknya telah mengirim surat rekomendasi kepada manajemen perusahaan agar menghentikan operasionalnya sementara waktu.

"(Mengingat) Karena ada kasus yang cukup banyak," ujar Didi kepada TRIBUNBATAM.id saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2020).

Wacana penghentian sementara waktu ini pun tampak tak terlalu mengganggu aktivitas di PT Infineon.

Pantauan TRIBUNBATAM.id di lokasi, perusahaan yang berkantor pusat di Jerman ini masih beroperasi seperti biasa.

Terlihat di parkiran perusahaan, puluhan kendaraan milik karyawan terparkir rapi.

Rata-rata, kendaraan di parkiran tersebut didominasi oleh sepeda motor. 

Tampak pula beberapa tenda warna putih berjejer di sekitar halaman depan perusahaan.

Saat dikunjungi sekira pukul 12.44 WIB, tak ada pekerja yang terlihat di sekitar kawasan tersebut..

Selain PT. Infineon Technologies Batam, wacana penutupan sementara yang diusulkan Dinas Kesehatan Batam juga berimbas ke PT. Philips, Mukakuning, Batam.  

 

(TRIBUNBATAM.id/Thomlimah Limahekin/Beres Lumbantobing/Hening Sekar Utami)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved