Bintan Sukses Naikkan Indeks Pembangunan Manusia, Ini Penyebabnya
Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bintan tidak lepas dari implementasi progam Pemerintah Kabupaten Bintan sejak tahun 2016.
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Agus Tri Harsanto
Editor: Agus Tri Harsanto
TRIBUNBATAM.id,BINTAN- Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bintan tidak lepas dari implementasi progam Pemerintah Kabupaten Bintan sejak tahun 2016.
Salah satunya implementasi progam terhadap kepedulian sektor pendidikan dan sektor kesehatan melalui program pendidikan dan kesehatan gratis.
Kepala Bapelitbang Bintan, Sutioso menuturkan, bahwa program-program unggulan tersebut cukup berhasil dalam mewujudkan visi-misi Bintan Gemilang. Sebagai indikatornya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di kabupaten Bintan mengalami peningkatan.
Di tahun 2018, misalnya, IPM di angka 73,41, yang naik menjadi 73,98 poin di tahun 2019, atau naik 0,57 poin.
"Dengan pencapaian ini juga, menunjukkan IPM Kabupaten Bintan masuk dalam kategori tinggi (70 - 80)," katanya, Jumat (25/9/2020).
Lanjutnya, kemudian terhadap Umur Harapan Hidup (UHH) masyarakat kabupaten Bintan yang juga mengalami peningkatan. Di tahun 2019, UHH masyarakat Bintan saat lahir mencapai 70,30 tahun.
Belum lagi, untuk indikator wajib belajar, Data Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan dari hasil evaluasi kinerja Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 tahun diketahui bahwa pada tahun 2019 Angka Partisipasi Murni (APM) pendidikan SD 99,69%.
Data tersebut menunjukkan angka pencapaian yang sama dengan tahun 2018 yang juga senilai 99,69%, jika dari total jumlah penduduk 7-12 tahun sebanyak 17.990 orang di Kabupaten Bintan, yang bersekolah di jenjang SD adalah sebanyak 17.953 orang anak.
"Sedangkan Angka Partisipasi Kasar (APK) untuk pendidikan SD pada tahun 2019 mencapai 105.90%,"terangnya.
Ia juga melanjutkan, angka capaian ini naik 1.28% dibanding dengan capaian 2018 sebesar 104.6%, dan ini menunjukkan bahwa banyak anak usia dibawah 7 tahun dan diatas 12 tahun sudah atau masih bersekolah di jenjang Sekolah Dasar.
Sedangkan untuk APM Jenjang SMP/MTs pada tahun 2019 berdasarkan Data dari Dinas Penddikan Kabupaten Bintan pada indikator ini mencapai 88.35%.
Ini berarti, dari total jumlah penduduk tahun sebanyak 8.036 orang di Kabupaten Bintan, yang bersekolah di jenjang SMP/MTs/Paket B adalah sebanyak 7.100 orang anak usia 13-15. Dibanding angka capaian 2018 sebesar 86.73%, capaian pada tahun 2019 ini mengalami peningkatan sebesar 1.62%.
"Artinya, setiap manusia yang lahir di Bintan dapat hidup hingga di usia 70,30 tahun. Selama 5 tahun terakhir angka ini juga menunjukkan pertumbuhan positif. UHH Bintan lebih juga tinggi dari UHH Kepri yang dikisaran 69.80 tahun. Begitu juga dengan Harapan Lama Sekolah (HLS) di kabupaten Bintan yang berada di angka 12,95 tahun pada 2019, atau terjadi kenaikan 0,20 poin dibanding tahun 2018 sebesar 12,75 tahun,"ungkapnya.
Ia juga menambahkan, bahwa Keberhasilan pembangunan di Bintan juga terlihat pada Rata-rata Lama Sekolah (RLS).Peningkatan kualitas pendidikan masyarakat di tahun 2019, ditandai dengan tingkat RLS yang mencapai 8,33 tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/bupati-bintan-apri-sujadi-janji-bangun-kolam-renang.jpg)