Paruh Pertama Tahun 2020, Tingkat Kecelakaan Kerja di Singapura Turun 25 Persen Karena Covid-19
Angka kecelakaan kerja di Singapura dilaporkan menurun selama pandemi Covid-19. Kemungkinan besar karena penangguhan aktivitas tempat kerja.
Editor: Putri Larasati Anggiawan
TRIBUNBATAM.id, SINGAPURA - Angka kecelakaan kerja di Singapura dilaporkan menurun selama pandemi Covid-19.
Lebih sedikit orang yang melukai diri sendiri di tempat kerja pada paruh pertama tahun ini.
Kemungkinan besar karena penangguhan aktivitas tempat kerja tertentu dari April hingga Juni yang disebabkan oleh virus Corona.
Jumlah cedera di tempat kerja telah turun hampir seperempat dari 6.630 antara Januari dan Juni tahun lalu menjadi 4.996 pada periode yang sama tahun ini.
Statistik ini diberikan oleh Kementerian Tenaga Kerja (MOM) dan Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (WSH) pada Senin (28 September).
Namun, pihak berwenang mencatat bahwa ada 16 kematian di tempat kerja tahun ini, hampir sama dengan paruh pertama tahun lalu, ketika ada 17 kematian.
• Singapura Catat 15 Infeksi Covid-19 Baru, Temukan 5 Kasus Impor, Datang dari Indonesia dan Filipina
Sebagai perbandingan, ada 22 korban jiwa di tempat kerja pada paruh kedua tahun lalu.
Penyebab utama cedera fatal terus jatuh dari ketinggian dan insiden yang berhubungan dengan kendaraan, dengan dua masalah ini relevan tahun lalu juga.
Dari total jumlah kematian pada paruh pertama tahun ini, empat kematian disebabkan karena jatuh dari ketinggian, sama dengan periode yang sama tahun lalu.
Kematian terkait kendaraan turun, dari empat kasus pada semester pertama tahun ini menjadi tiga kasus pada periode yang sama tahun lalu.
Sedangkan cedera berat dan ringan sebagian besar disebabkan oleh terpeleset, tersandung dan jatuh, meski jumlah kasus tersebut turun secara keseluruhan dari 1.862 pada paruh pertama tahun lalu menjadi 1.508 pada periode yang sama tahun ini.
Penyebab paling umum kedua dari cedera mayor dan minor terkait dengan mesin, dengan 809 kasus tahun ini dibandingkan dengan 1.119 kasus pada periode yang sama tahun lalu.
MOM dan Dewan WSH mengatakan industri transportasi dan penyimpanan menyumbang jumlah kematian tertinggi, lima kasus di tempat kerja pada paruh pertama tahun ini.
Angka kematian 12 bulan untuk industri juga meningkat, dari 3,1 per 100.000 pekerja pada akhir Desember tahun lalu menjadi 3,8 pada akhir Juni tahun ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/singapura-angka-kecelakaan-kerja-di-singapura.jpg)