LUHUT Tak Senang! Singapura Cemooh Indonesia, Pelabuhan Batuampar Batam Disulap Jadi Green Port
Supaya nanti kita juga bisa sama dengan Singapura. Jadi jangan kita dilecehkan terus dengan Singapura
LUHUT Tak Senang! Singapura Cemooh Indonesia, Pelabuhan Batuampar Batam Disulap Jadi Green Port
TRIBUNBATAM.id - Pelabuhan Batuampar di Kota Batam direncakanan menjadi green port atau pelabuhan hijau di Indonesia.
Bila terealisasi, maka Batuampar menjadi pelabuhan ramah lingkungan pertama di Tanah Air.
• Pelabuhan Batu Ampar Batam Akan Lebih Modern, Begini Nasib Tenaga Kerja Bongkar Muat
• Penumpang di Pelabuhan Pancung Sekupang Batam Sepi, Sehari Cuma 11 Kapal Berlayar
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan, menyatakan keinginan itu dalam konferensi pers bersama Ekosistem Logistik Nasional (National Logistic Ecosystem/NLE) yang berlangsung secara virtual, Kamis (24/9/2020).
"Kami juga ingin di Batam ini jadi contoh green port pertama di Indonesia, karena kami belum punya.

Itu Pelabuhan Batuampar saya mau lihat besok ke Batam," ujar Luhut dalam konferensi pers, Kamis (24/9/2020).
• Sebulan Hanya 77 Penumpang, Empat Pelabuhan Internasional di Batam Tutup
• Pemilik Mobil Dikira Driver Online Saat Jemput di Pelabuhan Punggur, Ini Tanggapan Dishub Kepri
Menurut Luhut, Pelabuhan Batuampar akan setara dengan pelabuhan yang ada di Singapura.
Dengan adanya green port tersebut, Luhut berharap Indonesia tidak akan dilecehkan oleh negara itu soal modernisasi pelabuhan.
"Supaya nanti kita juga bisa sama dengan Singapura.
Jadi jangan kita dilecehkan terus dengan Singapura.
Tapi memang yang membuat kita dilecehkan kita sendiri.

Jadi kita mau forward and growth," ujar Luhut dalam konferensi pers, Kamis (24/9/2020).
Luhut juga ingin agar proses bongkar muat di Pelabuhan Batuampar dikelola secara modern.
Kehadiran tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dinilai tidak lagi dibutuhkan.
• Reaksi Menohok Menko Luhut Dicecar Najwa Shihab soal Menteri Segala Urusan: Itu Hak Orang
• Luhut: Pulau Jawa dan Bali Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19 Tahap Awal