Sabtu, 25 April 2026

Bantu Korban Banjir Palopo, Suryani Lepas Relawan Hope For Life dari Batam

Keberangkatan Tim Relawan Hope For Life ini dalam rangka mengirimkan bantuan kepada korban musibah banjir bandang di Masamba, Palopo.

TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
SURYANI - Calon Wakil Gubernur Kepri, Suryani dan beberapa perwakilan Relawan Hope For Life, Selasa, (29/9). 

Mereka diusung koalisi Nasdem, Golkar, PAN, dan beberapa partai lain.

Keduanya menantang incumbent Isdianto-Suryani usungan PKS, Hanura, dan Demokrat.

Duo politisi kawakan Kepri juga jadi lawannya; Ketua DPD PDIP dan Gerindra Kepri Soerya Respationo-Iman Sutiawan.

Mengenakan baju krem berpadukan jilbab kehijauan, Marlin mengaku pertarungannya di Pilkada Kepri sebagai lompatan besar. “Saya ibu rumah tangga dan taak berlatar belakang politik.”

Meski demikian ia yakin bisa berbuat banyak untuk warga Kepri.

MARLIN AGUSTINA RUDI - Wali kota Batam, HM Rudi saat melantik Marlin Agustina sebagai Ibuda PAUD Batam, 2019
MARLIN AGUSTINA RUDI - Wali kota Batam, HM Rudi saat melantik Marlin Agustina sebagai Ibuda PAUD Batam, 2019 (dok_tribun_batam)

“Butuh waktu untuk meyakinkan diri. Dan ini menjadi bukti bahwa ibu rumah tangga juga bisa. Bisa berkarya,” ujar Marlin.

Beberapa kali sang suami menyatakan kepada Marlin bahwa perlu ada keterwakilan dari partai yang duduk di provinsi untuk mensinkronkan pembangunan di Batam.

Ia pun mencontohkan pembangunan ruas jalan provinsi di Batam akan cepat terealisasi bila ada keterwakilan di provinsi.

Ruas jalan di Batam memang terbagi menjadi beberapa wilayah kewenangan yakni nasional, provinsi, BP Batam, dan Pemko Batam.

Dalam beberapa kali turun ke masyarakat, ia mendengar adanya tudingan politik dinasti. Menurutnya dirinya maju sebagai Calon Wakil Gubernur Kepri sedangkan suaminya maju sebagai Calon Wali Kota Batam bukanlah politik dinasti.

Sebab tidak ada menurunkan kekuasaan antara dirinya dengan sang suami.

“Ini khan saya calon wakil gubernur, sedangkan Pak Rudi kan calon wali kota Batam, tentu bukan politik dinasti. Tapi namanya persepsi tentu beragam,” jelasnya.

Dalam berpolitik, ia ingin menebarkan politik yang santun. Sebagai warga kelahiran Karimun, ia merasa tahu betul apa yang harus cocok dilakukan untuk pembangunan Kepri.(TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng/Leo Halawa/Agus Tri Harsanto)

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved