Pernyataan Menkes Terawan yang Kerap Picu Kontroversi Diduga Alasannya Enggan Tampil di Mata Najwa

Telah diundang berkali-kali sebagai bintang tamu program Mata Najwa, nyatanya tak membuat Menkes Terawan muncul di hadapan publik.

Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto membantah adanya hewan seperti kelelawar dapat memicu terjangkitnya virus corona 

Editor: Anne Maria

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA- Beberapa hari kemarin viral video Najwa Shihab mewawancarai sebuah kursi kosong. 

Kursi kosong tersebut disebut-sebut merupakan kursi yang disiapkan khusus bagi Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto.

Namun telah diundang berkali-kali sebagai bintang tamu program Mata Najwa, nyatanya tak membuat Terawan muncul di hadapan publik.

Ya, Terawan tidak menanggapi undangan sebagai bintang tamu program Mata Najwa yang diasuh Najwa Shihab, Senin (28/9/2020) malam.

Bukan sekadar tampil, kehadiran Menteri Terawan Agus Putranto di program ini sangat dinantikan untuk menjelaskan posisi pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 yang belakangan penularannya makin menjadi-jadi.

Hal inilah yang akhirnya mengundang beragam spekulasi ihwal ketidakhadiran Menteri Terawan di program talkshow ini.

Di program Mata Najwa, Najwa Shihab mengaku sudah beberapa kali mengundang Menkes Terawan untuk tampil di talkshow-nya ini namun Terawan selalu memilih tidak tampil alias menolak memenuhi undangan tersebut.

Najwa mengklaim, undangan tampil yang dia kirim tidak direspons oleh pihak Kemenkes. Pernah sekali dijawab, Menkes menyatakan alasan tidak bisa hadir karena dpadatnya jadwal.

Menteri Kesehatan dr. Terawan Agus Putranto di dampingi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat melakukan kunjungan kerja di Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama Semarang, Jumat (24/06/20). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)
Menteri Kesehatan dr. Terawan Agus Putranto di dampingi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat melakukan kunjungan kerja di Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama Semarang, Jumat (24/06/20). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) (TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA)

Sebenarnya, Menkes Terawan memang jarang terlihat hadir di depan publik dalam memberikan paparan terbaru tentang pandemi Covid-19.

Terkait dengan ini, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI Widyawati seperti dikutip Kompas.com, menyatakan, Menkes Terawan saat ini tetap dalam kondisi sehat.

"Pak MK (Menteri Kesehatan, Terawan) Alhamdulillah sehat. Bapak (Terawan) sedang banyak jadwal ke lapangan. Ada waktunya Bapak akan menjelaskan semua," kata Widyawati saat dihubungi Kompas.com, Selasa (29/9/2020) siang.

Analisa Pengamat

Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio membuat analisa mengapa Menkes Terawan muncul ke publik.

Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio
Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio (Theresia Felisiani/Tribunnews.com)

Namun ia justru menyarankan sebaiknya publik tidak menantikan kemunculan Menkes Terawan untuk menjelaskan penanganan Covid-19 di Indonesia.

Agus menilai, Terawan akan sulit memberikan penjelasan kepada masyarakat.

Sebab, saat ini penanganan Covid-19 telah didelegasikan kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Padahal, penanganan pandemi semestinya merupakan tugas seorang Menkes.

"Kita tidak bisa harapkan kehadiran Menkes. Langsung ke bos-nya saja (Presiden)," ujar Agus saat dihubungi Kompas.com, Selasa (29/9/2020).

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto melakukan kunjungan kerja ke Manado, Sulawesi Utara, Selasa (25/8).
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto melakukan kunjungan kerja ke Manado, Sulawesi Utara, Selasa (25/8). (HandOut/Istimewa)

Agus menjelaskan faktor lain yang menyebabkan Terawan tidak muncul di depan publik. Pertama, sejak awal pandemi Covid-19, Terawan sering membuat pernyataan yang memicu kontroversi.

Agus mencontohkan saat Terawan menyebut orang Indonesia tidak akan tertular Covid-19.

Kemudian, saat tampil di depan publik, Terawan kerap melontarkan candaan. "Pak Menkes kalau ngomong sambil cengengesan (bercanda), tak ada kesan serius."

"Itu kesalahan juga. Lalu, Presiden saat itu membentuk Gugus Tugas," ungkap Agus.

Doni Monardo saat kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan, Minggu (7/6/2020).
Doni Monardo saat kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan, Minggu (7/6/2020). (Istimewa)

Sebenarnya Terawan ikut dillibatkan dalam Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Akan tetapi, kemunculan Terawan sangat minim apabila dibandingkan dengan Ketua Gugus Tugas Doni Monardo atau para juru bicara.

Alasan lainnya, Agus menilai komentar dari Terawan cenderung 'kurang ramah' ke publik.

"Sampai sekian lama ya Menkes tidak muncul, sebab komentarnya tidak friendly dan tidak memberi kejelasan kepada masyarakat," tutur Agus.

Menurutnya, Menkes Terawan memiliki kemampuan yang baik dalam aspek keilmuan, namun tidak diimbangi dengan leadership yang baik.

Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto
Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto (Covid19.go.id)

Sehingga saat berhadapan dengan masyarakat, Terawan tidak mampu menempatkan diri sebagai Menkes.

"Leadership beliau tidak ada. Ini persoalannya," ucap Agus.

Sementara itu, desakan agar Terawan mundur dari jabatan Menkes pun telah muncul sejak lama.

Desakan itu, kata Agus, punya inti yang sama, yakni apabila Menkes tidak mampu muncul dan memberikan penjelasan kepada publik, sebaiknya segera diganti.

Namun, desakan hingga kini belum mendapatkan respons.

"Sehingga tanyakan kepada presiden kenapa tidak diganti-ganti ya.

"Atau Menkes memang sengaja tak dimunculkan. Saya tak tahu alasannya, tanyakan ke Presiden," kata Agus.

Tanggapan Menteri Luhut

Sebelumnya, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan menjawab soal kemunculan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto ke publik yang dianggap jarang.

Namun Luhut menyangkal bila Menkes Terawan jarang muncul ke publik. Sebab, Luhut baru melihat sosok Terawan muncul di depan publik pada hari sebelumnya.

Kala itu, Terawan menyampaikan arahan di depan kapolda dan para gubernur.

"Nggak juga (jarang muncul ke publik), kemarin dia muncul di depan Kapolda dan para gubernur."

"Dia ngomong yang mau dia buat," ujar Luhut saat berbincang dalam program Mata Najwa pada Kamis (24/9/2020).

Najwa Shihab mewawancarai Luhut Binsar Pandjaitan dalam tayangan Mata Najwa, Rabu (23/9/2020)
Najwa Shihab mewawancarai Luhut Binsar Pandjaitan dalam tayangan Mata Najwa, Rabu (23/9/2020) (Youtube channel Najwa Shihab)

Terkait soal jarangnya kemunculan Terawan ke masyarakat secara langsung, Luhut tidak tahu-menahu.

Menurutnya, ada beberapa orang yang mungkin tidak suka bicara di depan publik secara langsung.

"Ada yang suka bicara dan tidak, dia (Menkes Terawan) mungkin tidak suka bicara, saya tidak tau," ungkap Luhut.

\Kendati jarang muncul ke publik, Luhut mengaku komunikasi dirinya dan Menkes Terawan tidak terputus.

Terlebih saat Luhut ditunjuk langsung oleh Presiden Jokowi untuk menangani Covid-19 di 9 provinsi prioritas.

"Tapi saya berkomunikasi terus (dengan Menkes Terawan)."

"Dalam konteks ini (penanganan Covid-19) kami bertiga (dengan Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardo) aktif berbicara," jelasnya.

(Tribunnews.com/Maliana, Kompas.com/Dian Erika Nugraheny)

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved