TRIBUN WIKI
Rentan Serang Anak Muda, Kenali Gejala dan Cara Mengobati Sakit Kepala Tegang
Sakit kepala tegang bisa juga dikenal dengan tension headache. Jenis sakit kepala ini rentan menyerang usia produktif seperti anak muda.
- Kafein
- Postur tubuh yang buruk
- Stres emosional
- Penurunan asupan air
- Kurang tidur
- Melewatkan makan
Dari sekian banyak hal itu, faktor psikis dilaporkan menjadi penyebab utama sakit kepala tegang.
Stres pekerjaan, kelelahan, dan masalah pribadi bisa memicu munculnya sakit kepala tegang.
Itu mengapa, jenis sakit kepala ini juga dikenal sebagai sakit kepala psikogenik.
Stres dan beban pikiran yang melanda seseorang bisa menstimulasi saraf perfifer atau saraf tepi pada otak hingga memicu kontraksi pada otot-otot di area kepala dan menimbulkan nyeri.
Cara mengobati sakit kepala tegang
• Cara Mengatasi Anak yang Alami Sakit Kepala, Gunakan Minyak Esensial Peppermint
Merangkum WebMD, jika hanya sesekali muncul, gejala sakit kepala tegang bisa diredakan dengan bantuan pain killer, pijatan pada otot-otot sekitar kepala yang tegang, atau obat luar semacam essential oils.
Namun, jika sering terjadi, penderita sakit kepala tegang perlu melakukan hal lain untuk mengatasi penyebabnya, bukan sekadar meredakan gejala.
Beberapa langkah utama yang perlu dilakukan untuk mengatasi sakit kepala tegang, yakni:
- Menyeimbangkan ritme hidup
- Mengelola stres dengan baik
- Menerapkan pola hidup sehat
Jadi, sesibuk apa pun Anda, sempatkanlah beristirahat, tidur, dan olahraga untuk melenturkan dan mengendurkan ketegangan otot.
Selain itu, kuasai juga kemampuan mengelola stres.
Stres seringkali tidak dipicu oleh kesibukan, melainkan dari dalam pikiran sendiri.
Pada kenyatannya, ada orang yang sehari-harinya tidak sibuk, tapi bisa mengalami stres karena hal-hal kecil.
Sementara itu, jika sakit kepala tegang tak kunjung membaik setelah dilakukan beberapa langkah pengobatan di atas, sebaiknya Anda jangan tunda lagi untuk berkonsultasi pada dokter.
Semakin cepat sakit kepala tegang ditangani, kian besar pula kemungkinannya untuk bisa diatasi hingga tuntas.
Dokter juga bisa melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk melihat kemungkinan lain yang menyebabkan sakit kepala, seperti adanya infeksi atau kelainan fisiologis.
Selain itu, dokter mungkin dapat memberikan penanganan tambahan jika dinilai perlu, seperti pemberian obat antidepresan, terapi akupunktur, dan fisioterapi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sakit Kepala Tegang: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-sakit-kepala11.jpg)