Breaking News:

Respon Agum Gumelar Soal Aksi Ziarah Gatot Nurmantyo di TMP: Jangan Mudah Meneriakkan Komando

Agum Gumelar mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap sejumlah purnawirawan TNI saat berziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.

Editor: Anne Maria
tribunnews.com
Agum Gumelar 

Editor: Anne Maria

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA- Perdebatan antara Jenderal Gatot Nurmantyo dan Dandim Jakarta Selatan Kolonel Inf Ucu Yustiana di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Kalibata masih jadi sorotan publik luas.

Berbagai respon dari masyarakat pun bermunculan terhadap kasus tersebut.

Termasuk dari satu tokoh publik Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar.

Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap sejumlah purnawirawan TNI saat berziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Kamis (1/10/2020).

Menurutnya, para purnawirawan tersebut terlihat sangat memaksa untuk masuk dan melakukan deklarasi di halaman TMP Kalibata itu.

Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Warakawuri TNI-Polri (PEPABRI) menyatakan, tidak seharusnya purnawirawan TNI bersikap memaksa seperti itu.

"Seharusnya mereka itu menjadi prajurit baret merah yang dicintai dan mencintai rakyat. Ini malah kejar-kejaran dengan mahasiswa. Apa itu," ungkap Agum menyatakan kekecewaannya.

Anggota Wantimpres yang juga Pembina Srimulat, Agum Gumelar saat diwawancarai secara khusus oleh Tribunnews, di kediamannya di Jakarta, Kamis (25/7/2019). Wawancara tersebut membahas anggota Srimulat yang kembali terjerat penyalahgunaan narkoba dan seputar isu kabinet pemerintahan Presiden Jokowi di periode keduanya. Tribunnews/Herudin
Anggota Wantimpres yang juga Pembina Srimulat, Agum Gumelar saat diwawancarai secara khusus oleh Tribunnews, di kediamannya di Jakarta, Kamis (25/7/2019). Wawancara tersebut membahas anggota Srimulat yang kembali terjerat penyalahgunaan narkoba dan seputar isu kabinet pemerintahan Presiden Jokowi di periode keduanya. Tribunnews/Herudin 

"Jadi cara-cara seperti kemarin itu, mohon maaf ya, sebagai prajurit Baret Merah, saya sebagai mantan Danjen saya ingin koreksi, tidak seperti itu. Jangan terlalu mudah meneriakkan Komando di tempat-tempat yang tidak tepat," katanya.

Ia juga menyoroti sikap sejumlah purnawirawan berpangkat tinggi yang terlibat debat dengan petugas di lapangan.

Halaman
123
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved