Rabu, 8 April 2026

HEBOH Mayat Karyawan Hotel Mengambang di Laut, Ternyata Dibunuh oleh Gadis Perawat dan Satpam

Berdasarkan penyelidikan polisi, staf hotel tersebut adalah korban pembunuhan sadis dengan cara mutilasi

shutterstock/tribunlampung
Ilustrasi pembunuhan 

TRIBUNBATAM.id - Seorang karyawan hotel yang dikenal baik oleh rekan kerjanya tewas dengan tubuh terpotong beberapa bagian.

Staf hotel itu sebelumnya sempat dikabarkan menghilang tanpa kabar dan pesan.

Belakangan, ia ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Berdasarkan penyelidikan  polisi, staf hotel tersebut adalah korban pembunuhan sadis dengan cara mutilasi.

Yang mengejutkan, pelakunya adalah gadis muda. Kasus mutilasi ini terjadi di Portugal dan jadi trending di media sosial.

Kedua tersangka tersebut bernama Maria Malveiro (19), seorang pekerja keamanan, dan Mariana Fonseca (23), seorang perawat.

Dilansir dari Mirror, korban didentifikasi bernama Diogo Goncalves (21). Korban dibunuh dengan cara dicekik pada 18 Maret.

 Pasangan itu diduga menyimpan kepala, lengan, tangan, dan kaki korban selama lima hari setelah membunuhnya dan melemparkan tubuhnya ke laut.

Mereka kemudian diduga menunggu 24 jam lagi untuk membuang sisa tubuh korban.

Bagian-bagian tubuh tersebut diklaim telah disimpan di dua mobil, termasuk mobil Mercedes milik korban, sebelum para tersangka diduga membuangnya dari air terjun Pego do Inferno, dekat Kota Algarve, Portugal.

tribunnews
ilustrasi pembunuhan. (ist)

 

Rincian mengerikan tentang pembunuhan Diogo dan pembuangan bagian tubuhnya muncul pada Senin (28/9/2020) pekan lalu ketika jaksa bersiap untuk mengadili Malveiro dan Fonseca.

Surat kabar Portugis Correio da Manha melaporkan para tersangka dituduh memotong jari korban untuk mengakses rekening bank korban dari ponselnya.

Dengan menggunakan sidik jari korban, tersangka membobol rekening dan merampok warisan senilai 60.000 euro (Rp 1 miliar).

Korban menerima warisan setelah ibunya tewas dalam sebuah kecelakaan pada Juli 2016 di Guia, dekat Albufeira, Portugal.

 
Malveiro dilaporkan telah mengaku kepada hakim Algarve yang menanyainya atas kasus bahwa mereka terinspirasi oleh serial TV dari AS, Dexter.

Serial yang dibintangi Michael C Hall ini menceritakan seorang teknisi ilmu forensik menjalani kehidupan ganda sebagai pembunuh berantai.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved