Sabtu, 2 Mei 2026

TRIBUN WIKI

Penyebab dan Cara Mengatasi Kudis, Hati-hati dengan Tungau

Scabies atau kudis adalah kondisi kulit gatal yang disebabkan oleh kutu kecil bernama Sarcoptes scabiei yang tidak bisa terlihat dengan mata telanjang

Tayang:
freepik.com
SCABIES - Scabies atau kudis adalah kondisi kulit gatal yang disebabkan oleh kutu kecil bernama Sarcoptes scabiei yang tidak bisa terlihat dengan mata telanjang. FOTO: ILUSTRASI. 

Editor: Widi Wahyuning Tyas

TRIBUNBATAM.id - Ada banyak jenis penyakit kulit yang bisa menyerang manusia.

Salah satunya adalah kudis atau scabies.

Scabies atau kudis adalah kondisi kulit gatal yang disebabkan oleh kutu kecil bernama Sarcoptes scabiei yang tidak bisa terlihat dengan mata telanjang.

Rasa gatal yang hebat dapat terjadi di area tempat tungai itu bersarang.

Dorongan untuk menggaruk mungkin menjadi sangat kuat di malam hari.

Scabies menular dan dapat menyebar dengan cepat melalui kontak fisik yang dekat dalam keluarga, kelompok penitipan anak, kelas sekolah, panti jompo atau penjara.

Karena kudis sangat menular, dokter sering merekomendasikan pengobatan untuk seluruh keluarga atau kelompok kontak.

Disebabkan oleh Tungau dan Mudah Menular, Kenali Gejala dan Pengobatan Penyakit Kudis

Gejala scabies

DERMATITIS NUMULARIS - Dermatitis numular adalah suatu peradangan pada kulit berbentuk koin atau oval ditandai dengan ruam kulit yang gatal. Foto: Ilustrasi.
DERMATITIS NUMULARIS - Dermatitis numular adalah suatu peradangan pada kulit berbentuk koin atau oval ditandai dengan ruam kulit yang gatal. Foto: Ilustrasi. (Tribunnewswiki.com)

Melansir Mayo Clinic, tanda dan gejala scabies antara lain dapat berupa:

- Gatal, seringkali parah dan biasanya memburuk pada malam hari

- Timbul pelinting-pelinting kecil atau seperti bentolan digigit nyamuk, tapi pada scabies, bentolannya sangat banyak dan berada di kulit-kulit tipis

- Liang atau jejak itu biasanya muncul di lipatan kulit.

Meskipun hampir semua bagian tubuh mungkin terlibat, scabies atau kudis pada orang dewasa dan anak-anak yang lebih tua paling sering ditemukan di:

- Sela-sela jari

- Ketiak

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved