Menyusup dan Dituduh Dalang Rusuh Demo UU Cipta Kerja, Mengenal Apa dan Siapa Sebenarnya Anarko
Apa dan siapa itu anarko yang disebut polisi dalang dari kerusuhan di demo tolak UU Cipta Kerja di Jakarta
"Selain itu geliat semangat yang sama bisa dilacak hingga para pemikir Inggris, Jerman, Rusia bahkan para pemikir dari Timur seperti Zhuang Zhou dan Laozi," tambahnya.
• Tersangka Hoax UU Cipta Kerja Videlya Esmerella ternyata Penulis Blogger, Motif Kecewa Tak Bekerja
Bahkan mengkritik otoritas tanpa batas dari pemerintah yang tergolong anarkisme sudah dilakukan dan menjadi gaya hidup para pemikir Yunani.
Agung menyebutkan, kemunculan partisipan anarkis biasanya tidak muncul dari kalangan yang kurang berpengalaman secara intelektual.
Kelompok anarko memiliki peran dan tanggung jawab kritiknya yang sangat besar guna mengevaluasi tatanan otoritas.
Otoritas yang dimaksud adalah otoritas yang mulai cenderung oligarki dengan adanya kelompok kepentingan dominan yang menjadi kelas penguasa.
"Tidak hanya itu intimidasi kekuasaan melalui alat-alat kekerasan yang dilakukan otoritas juga dikritik tajam oleh anarkisme," ujarnya.
Menurut Agung, anarko bukan istilah terpisah dan selalu melekat pada objek dan memiliki taktik serta strategi perjuangannya.
Ia memberikan contoh perjuangan anarkis tanpa kekerasan oleh Mahatma Gandhi, Leo Tolstoy (sastrawan rusia) dan Henry David Thoreau (sastrawan Amerika) disebut sebagai anarcho-pacifism.
"Perjuangan anarkis dalam sistem ekonomi dan pasar bebas disebut sebagai anarcho-capitalism (libertarian).
Perjuangan anarkis melalui media seni identik dengan anarcho-situationism," tambahnya.
Ia mengatakan anarkisme memiliki banyak bentuk dan jenisnya.
Yang paling awal dalam kemunculannya adalah anarkisme individualis dan anarkisme kolektif.
"Tapi yang baru serta akan selalu kita kenal hanya istilah anarko saja," kata Agung.
Dari perkembangan sejarah, anarko merupakan tradisi para kaum intelektual.
Agung menyebutkan, individu tak berpendidikan yang mengaku sebagai anarko.
"Nah sistem kelompok untuk anarko kan ga make sense sama perjuangannya, apalagi kalau ada pimpinan karena akan muncul penyosokan yang dihindari dalam anarko," ujar dia.
Ada juga anarko yang beberapa kali disebut polisi yaitu anarko sindikalisme. Para penganutnya disebut anarko sindikalis.
"Kalau memang benar anarko sindikalis ya harus dari buruh dan tujuannya menghidupkan nilai-nilai manusia dan demokratis terhadap hak- haknya," ujar Agung.
.
.
.
(*)
Sebagian materi dalam artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Apa itu Anarko? Kelompok yang Diduga Dalang Kerusuhan Demo UU Cipta Kerja dan Tribunnews.com dengan judul Menyusup Kerumunan Pendemo dan Diduga Menjadi Dalang Kerusuhan Demo UU Cipta Kerja, Apa itu Anarko?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/engunjuk-rasa-membakar-halte-transjakarta.jpg)