TRIBUN WIKI
Disebabkan oleh Penyakit Lain, Apa Bahaya Hipertensi Sekunder?
Hipertensi sekunder atau peningkatan tekanan darah sekunder merupakan kondisi peningkatan tekanan darah yang disebabkan oleh kondisi kesehatan lain.
Editor: Widi Wahyuning Tyas
TRIBUNBATAM.id - Pernahkah Anda mendengar istilah hipertensi sekunder?
Hipertensi sekunder atau peningkatan tekanan darah sekunder merupakan kondisi peningkatan tekanan darah yang disebabkan oleh kondisi kesehatan lain yang mendasarinya.
Hipertensi sekunder dapat disebabkan oleh kondisi kesehatan yang melibatkan ginjal, arteri, jantung, atau sistem endokrin pada tubuh.
Kondisi ini juga dapat terjadi pada kehamilan.
• Tak Selalu Pusing, Berikut Tanda-tanda Hipertensi yang Jarang Disadari, Termasuk Wajah Memerah
Gejala
Berikut ini beberapa tanda yang bisa mengindikasikan seseorang terkena hipertensi sekunder, di antaranya:
- Hipertensi resisten. Tekanan darah tinggi (tekanan darah sistolik di atas 140 mmHg dan diastolik di atas 90 mmHg) yang tidak bisa diatasi dengan kombinasi 1 atau 2 obat hipertensi.
- Tekanan darah yang sangat tinggi. Tekanan darah sistolik lebih dari 180 mmHg dan diastolik lebih dari 120 mm/hg.
- Tidak ada riwayat hipertensi dalam keluarga.
- Serangan darah tinggi mendadak sebelum usia 30 tahun, atau setelah usia 55 tahun.
- Adanya gejala lain yang berkaitan dengan penyakit penyebab hipertensi sekunder.
• Daging Kambing Dianggap Picu Hipertensi, Berapa Batas Aman Konsumsinya?
Penyebab
Terdapat berbagai kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan hipertensi sekunder, termasuk:
- Komplikasi ginjal dari diabetes (nefropati diabetik).
Diabetes dapat memengaruhi kemampuan filtrasi dari ginjal, yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah.
- Penyakit ginjal polikistik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/hipertensi_20170504_101205.jpg)