Breaking News:

Timor Leste Terus Minta Bantuan Militer dan Dokter Khusus Padahal Indonesia di Sebut Penjajah

tu terjadi setelah Portugis meninggalkan Timor Leste. Saat itu Timor Leste ahkan pernah mendeklarasikan kemerdekaannya yang hanya seumur jagung.

Editor: Eko Setiawan
Instagram/antroyce_snsd
Bendera Timor Leste - Jadi Trending, Lihat Cara Timor Leste Hadapi Pandemi Corona, Berikut 5 Fakta Soal Eks Timor Timur 

Sejarah itu menjadikan Indonesia dicap sebagai bekas penjajah Timor Leste.

Namun rupanya, setelah lepas dari Indonesia dan menjadi negara sendiri, Timor Leste pernah meminta bantuan penting kepada Indonesia.

Melansir Military-Medicine.com, pada 9 Juli 2015, Kementerian Pertahanan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) menulis surat undangan kepada Tim Medis Rumah Sakit Angkatan Darat Pusat Gatot Soebroto, Jakarta.

Surat itu bertujuan untuk meminta pertolongan medis di Timor Leste.

Surat tersebut kemudian ditanggapi oleh Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu untuk membangun satuan tugas medis yang terdiri dari TNI Angkatan Laut, TNI AL, TNI AU, Ahli Bedah Jenderal Mabes TNI dan Mindef.

Disusun rencana, bahwa misi tersebut akan dijalankan dengan KRI dr Soeharso 990, sebuah kapal perang rumah sakit level III dari Armur Indonesia.

Satgas kemudian membuat kerangka acuan sebagai pedoman misi, Surat Perintah Tim Satgas dari ketiga Satgas, melakukan rapat internal dan koordinasi dengan perwakilan RDTL di Jakarta.

Tim advance dikirim ke Dili untuk melihat apa RDTL benar-benar perlu dibantu, spektrum penyakit dan juga menilai sumber daya medis dan infrastruktur kesehatan yang bisa digunakan.

Sedangkan kapal perang rumah sakit disiapkan di Pangkalan Angkatan Laut Utama di Surabaya, Jawa Timur.

Pelayanan medis akan dilakukan di darat dan di kapal untuk kasus tertentu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved