Kembali Ricuh! Aksi Unjuk Rasa Menolak UU Cipta Kerja, Polisi: Jangan Ada Anarki, Ini Aksi Damai

Aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja yang menamakan dirinya sebagai Aliansi Nasional Anti Komunis (Anak NKRI) berakhir ricuh pada Selasa (13/10/2020

Tribunlampung.co.id/Deni Saputra I
RICUH DEMO TOLAK UU CIPTA KERJA - Aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja yang menamakan dirinya sebagai Aliansi Nasional Anti Komunis (Anak NKRI) berakhir ricuh pada Selasa (13/10/2020). Foto: Massa aksi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja diduga membakar motor polisi yang tertinggal di gedung DPRD Lampung, Rabu (7/10/2020). 

Meski demikian, jaga jarak sulit dilakukan lantaran padatnya aksi unjuk rasa ini.

Mereka juga membawa bendera merah putih pada aksi tersebut.

Terdengar ada beberapa orang berorasi untuk menolak UU Cipta Kerja.

Dalam orasi itu, mereka sempat mengucapkan ulang tahun Tentara Nasional Indonesia.

"Pertama untuk TNI selamat ulang tahun 5 Oktober lalu, hidup TNI, hidup TNI," kata orator.

Kemudian orator menyinggung cita-cita para pendiri bangsa agar orang Indonesia bisa sejahtera di negaranya sendiri.

"Kita lahir karena revolusi, kita lahir karena perjuangan para pendiri bangsa dan negara, para pendiri bangsa dan negara sudah bertakat untuk mencapai apa yang diinginkan dan dicita-citakan," jelas orator.

Menurutnya, para pendiri bangsa ingin WNI menjadi tuan rumah di negaranya sendiri.

Orator mengatakan, pendiri bangsa tentu tak ingin masyarakat Indonesia kembali menderita seperti pada masa penjajahan.

Sebaliknya, Indonesia harus bisa bersaing dengan negara lain.

"Kedua Ingin menyejahterakan rakyat Indonesia, sehingga tidak menderita seperti apa yang dialami selama penjajahan."

"Pendiri kita menginginkan bangsa Indonesia mengejar bangsa dan negara lain yang sudah maju," seru orator.

Dengan adanya UU Cipta Kerja, orator mengatakan bahwa warga Indonesia akan bisa merasakan apa yang terjadi di masa lalu.

Di mana warga Indonesia justru menjadi budak di negaranya sendiri.

"Kenapa kita berdemontrasi, undang-undang itu jika jadi, rasa-rasanya kita akan jadi babu di negara sendiri," pungkasnya.

(TribunWow.com/Mariah Gipty)

Artikel sudah tayang di TribunWow.com dengan judul Detik-detik Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja Berujung Ricuh, Polisi: FPI Tolong Bantu, Kita Kerja Sama

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved