Breaking News:

SBY Blak-blakan Siapa Orang di Lingkaran Jokowi yang Selalu Fitnah Dirinya: Saya Sakit Hati

Menurut SBY fitnah yang dituduhkan kepada dirinya bukan terjadi saat UU Cipta Kerja saja, namun terjadi sejak Aksi Bela Islam November 2016, silam.

KOMPAS.COM
FITNAH SBY - Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan fitnah yang dituduhkan kepada dirinya bukan terjadi saat UU Cipta Kerja saja, namun terjadi sejak Aksi Bela Islam November 2016, silam. 

Editor Danang Setiawan

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya buka-bukaan tentang siapa orang di lingkaran Joko Widodo (Jokowi) yang selalu menfitnah dirinya.

Tak hanya saat UU Cipta Kerja, SBY mengungkap fitnah yang ditujukan kedirinya terjadi sejak Aksi Bela Islam November 2016, silam.

Menurut SBY, pada Aksi Bela Islam pada 4 November 2016 lalu dirinya juga dituduh membiayai aksi tersebut.

Terkait tuduhan dalang aksi penolakan UU Cipta Kerja yang ramai di media sosial, SBY meminta pejabat negara untuk menyebut pihak yang menjadi dalang sebenarnya agar tidak menimbulkan kabar bohong di masyarakat.

"Kalau memang menggerakan, menunggangi, membiayai, dianggap negara kejahatan dan melanggar hukum. Hukum harus ditegakkan, lebih baik disebutkan, kalau tidak negaranya membuat hoaks," papar SBY dalam akun Youtube miliknya, Jakarta, Senin (12/10/2020) malam.

Di kesempatan itu, SBY juga mengungkapkan fitnah yang ditujukan kepada dirinya pada empat tahun lalu, yakni dituduh sebagai pihak penggerak Aksi Bela Islam atau Aksi 411 pada 4 November 2016.

Baca juga: Dituduh Melawan Negara, SBY Angkat Bicara Mengapa Partai Demokrat Menolak UU Cipta Kerja

Baca juga: Curhatan SBY, Sebut Ada 1 Orang Dilingkungan Jokowi yang Selalu Memfitnahnya

"Ini cerita klasik ini. Mereka ingin dapatkan kredit, tetapi dengan cara merusak nama baik orang lain, menjatuhkan orang lain, meskipun belum tentu berhasil cara-cara itu," papar SBY.

"Saya tahu. Mengapa saya tahu? Karena ketika ada seseorang yang membawa berita itu kepada pemimpin kita, presiden kita, ada juga saksinya di situ yang kaget sekali dan belakangan setelah lewat prahara itu, dia menyampaikan kepada saya," sambung SBY.

Menurut SBY, seseorang yang memfitnah dirinya dihadapan Presiden, rupanya meminta bawahannya untuk melengkapi bukti-bukti keterlibatan SBY dalam aksi 411 dan tidak ketemu buktinya.

Halaman
1234
Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved