Breaking News:

Dicopot dari Jabatannya karena Pelecehan, Eks Wakapolres Membela Diri Beberkan Kronologi Lengkap

Oknum perwira polisi Kompol Nasaruddin dicopot dari jabatannya sebagai Wakapolres Takalar.

Editor: Aminudin
Ilustrasi Grafis/Tribun-Video.com
Ilustrasi polisi pemeras 

Kompol Nasaruddin yang mengaku tidak mengetahui pasti tarif atau nominal pengurudan SIM A, pun mengaku mengarahka PA ke bagian SIM langsung.

"Saya jelaskan ke dia (PA) saya tidak tahu berapa kalau SIM karena ada yang di BRI dibayar, ada sidik jari, ada psikotes dan keterangan dokter. Jadi saya bilang 'Langsung-miki ke bagian SIM karena saya takut siapa tahu kurang atau lebih," kata Kompol Nasaruddin.

Namun, kata dia, PA tidak kunjung bergegas.

PA malah tinggal di dalam ruangan dengan alasan istirahat sejenak.

Saat duduk, lanjut Kompol Nasaruddin mengatakan, PA mulai membahas soal lain.

Ia memuji Kompol Nasaruddin yang menjabat sebagai Wakil Kapolres di kampung halaman.

"Dia (PA) bilang-mi 'Syukur-ta itu di Pak jadi Wakapolres di kampung sendiri'. Jadi saya bilang-mi, ya harus disyukuri," ujarnya.

Selain itu, PA juga menyinggung Kompol Nasaruddin yang pernah bertugas di SPN Batua.

Kompol Nasaruddin membenarkan bahwa ia pernah bertugas di SPN Batua selama 3 tahun.

Tidak sampai di situ, penuturan Kompol Nasaruddin, PA juga membahas ketampanan wajah mantan Kapolsek Mangarabombang itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved