Rabu, 29 April 2026

Dukun Cabul Ngaku Bisa Obati Covid-19, 7 Wanita Terperdaya Demi Sembuh Dari Corona

Dari pengakuan para korban, terduga pelaku ini mengaku bisa menyembuhkam virus Corona alias Covid-19. Pelaku ini diduga membuka praktik cabul di ruma

Editor: Eko Setiawan
Istimewa via Tribun Jambi
Dukun Cabul Ngaku Bisa Obati Covid-19, 7 Wanita Terperdaya Demi Sembuh Dari Corona 

TRIBUNBATAM.id |JATIUWUNG - Seorang dukun cabul ditangkap Polisi setelah melakukan pencabulan terhadap sejumlah pasiennya.

Sang dukun mengaku bisa menyembuhkan pasiennya dari serangan Virus Corona.

Setidaknya sudah ada 7 wanita yang mengaku menjadi korban pencabulan sang pelaku.

Baca juga: Modus Dukun Cabul Terbongkar Suami Korban, Ternyata Sudah 4 Wanita yang Ditidurinya

Baca juga: Istri Lagi Hamil Tua, Oknum Guru Ngaji di Palembang Malah Tega Cabuli Muridnya

Seorang pria di Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, mengaku sebagai dukun yang bisa mengobati Covid-19.

Nyatanya pelaku yang masih diburu oleh Polsek Jatiuwung tersebut malah mencabuli para korbannya.

"Setidaknya, sampai hari ini sudah ada tujuh wanita yang melapor ke Polsek Jatiuwung," ucap Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya Sembiring di kantornya, Kamis (15/10/2020).

"Mereka mengaku merasa dirugikan karena dicabuli," imbuh dia. 

Dari pengakuan para korban, terduga pelaku ini mengaku bisa menyembuhkam virus Corona alias Covid-19.

Pelaku ini diduga membuka praktik cabul di rumahnya.

Kesaktian dukun ini pun diragukan dan menjadi buah bibir warga Jatiuwung.

Hingga akhirnya korban yang telah dicabuli sang dukun berdatangan ke Polsek Jatiuwung untuk melapor.

Saat proses penyembuhan itulah, pelaku memperdayai korbannya.

Hingga kini, dukun cabul tersebut belum ditahan polisi.

Polisi sudah mengantongi identitas terduga pelaku beserta alamat praktiknya di Kampung Gebang, Jatiuwung.

"Ini untuk keseharian pelaku masih didalami karena tersangka belum diamankan," ucap Aditya.

Hingga saat ini masih proses penyelidikan.

"Kami berupaya secepat mungkin mengamankan karena banyak korban merasa dirugikan," terang Aditya.

Jajarannya pun membuka posko 24 jam, agar para korban dukun cabul tersebut melapor.

Aditya menduga korban dukun cabul tersebut bisa lebih dari tujuh orang.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved