Breaking News:

PENANGANAN COVID

700 Tenaga Kesehatan Kawal Pilkada Batam, Cegah Lonjakan Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi menyebut, sebanyak 700 tenaga kesehatan (nakes) akan dilibatkan untuk mengawal Pemilihan

TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Kadinkes Batam, Didi Kusmarjadi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi menyebut, sebanyak 700 tenaga kesehatan (nakes) akan dilibatkan untuk mengawal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Batam nanti.

Pasalnya, pilkada akan digelar di tengah pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai.

"Dari Dinkes saja ada 600 sampai 700 orang yang standby," ungkap Didi kepada Tribun Batam saat dikonfirmasi, Minggu (18/10/2020).

Lanjut dia, ratusan nakes itu sudah termasuk para petugas medis di seluruh puskesmas yang ada.

Diharapkan, keterlibatan ratusan nakes ini mampu meminimalisir terjadinya lonjakan pasien positif Covid-19 jelang dilaksanakannya Pilkada Batam nanti.

"Sesuai tupoksi, nanti ada TNI dan Polri juga yang ikut mengawal," tambah dia lagi.

Baca juga: Lima Orang Reaktif saat Terjaring Razia Masker, Kadinkes: Kami Bakal Bawa ke RSKI Covid-19 Galang

Didi menjelaskan, ratusan nakes tersebut sudah mulai dilibatkan dalam beberapa tahapan pilkada.

Salah satunya saat pengecekan kesehatan untuk para pelamar Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) beberapa hari lalu.

Bahkan, pihaknya juga telah menggelar rapat koordinasi bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam terkait teknis pelaksanaan rapid test bagi para petugas KPPS nantinya.

Dalam rapat itu, kedua instansi ini berencana untuk membentuk posko rapid test bagi para petugas KPPS.

Kata Didi, posko itu akan didirikan di masing-masing kelurahan.

Dimana, pelaksanaan rapid test akan digelar pada 26 November hingga 7 Desember 2020 nanti.

Sebelumnya, pelaksanaan Pilkada Batam di tengah pandemi Covid-19 mendapat sorotan banyak warga.

Pasalnya, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam terus saja bertambah dari hari ke hari. 

Kebanyakan warga beranggapan, pelaksanaan pilkada bisa saja menimbulkan klaster baru akibat minimnya kesadaran banyak orang untuk menerapkan protokol kesehatan secara maksimal.(tribunbatam.id/ ichwannurfadillah)

Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved