TRIBUN WIKI
Mengenang Kisah Hidup Thomas Alva Edison, Miliki Masalah Pendengaran namun Berhasil jadi Ilmuwan
Pada 18 Oktober 1931, Thomas Alva Edison, seorang penemu dan industrialis Amerika Serikat meninggal dunia.
Editor: Widi Wahyuning Tyas
TRIBUNBATAM.id - Pada 18 Oktober 1931, Thomas Alva Edison, seorang penemu dan industrialis Amerika Serikat meninggal dunia.
Dia menghembuskan napas terakhirnya pada usia 84 tahun di West Orange, New Jersey.
Meski hanya mendapat sedikit pendidikan formal, Thomas Alva Edison, berhasil menjadi salah satu penemu paling produktif dalam sejarah.
Kontribusi terbesar Thomas Alva Edison pada dunia industri modern berasal dari hasil kerjanya di bidang kelistrikan.
Thomas Alva Edison mengembangkan sistem penyaluran listrik untuk pencahayaan dan energi dengan membangun pembangkit listrik pertama di dunia; menemukan baterai alkaline, dan kereta rel listrik, dan berbagai penemuan kelistrikan lainnya.
Dia terus bekerja hingga berumur 80-an dan berhasil mendapatkan 1.093 hak paten selama hidupnya.
Baca juga: Sejarah Motif Tie Dye, Ternyata Simbol Perlawanan Masyarakat Amerika Serikat Tahun 1960-an
Pendidikan dan karier awal

Thomas Alva Edison lahir pada 11 Februari 1847 di Milan, Ohio, sebagai anak ketujuh pasangan Samuel Edison, Jr. dan Nancy Elliot Edison.
Pada tahun 1854 ayahnya menjadi penjaga mercusuar dan tukang kayu di pos militer Fort Gratiot.
Edison bersekolah di sana, tetapi jarang ikut kegiatan belajar di kelas selama lima tahun.
Dia mengalami masalah pendengaran dan mengganggu kegiatan belajarnya di sekolah. Untuk menutupi kelemahan pendengaran, dia menjadi seorang kutu buku.
Edison keluar sekolah pada tahun 1859 dan menjadi pedagang asongan di dalam kereta api. Dia kemudian belajar telegraf dan pada tahun 1867 magang sebagai pengirim pesan kawat.
Namun, masalah pendengaran mengganggu pekerjaannya, dan dia melakukan eksperimen untuk mengembangkan telegraf dan mengatasi kelemahannya.
https://www.britannica.com/biography/Thomas-Edison
Dia kemudian bekerja di Western Union Company di Boston. Ketika sedang luang, dia mendesain dan mematenkan perekam pemungutan suara elektronik yang bisa menghitung jumlah suara dengan cepat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/thomas-alva-edison.jpg)