Jumat, 10 April 2026

Tiga Hari Berturut-turut, Malaysia Konsisten Laporkan Lebih dari 800 Kasus Covid-19

Malaysia pada hari Senin (19/10/2020) melaporkan 865 kasus Covid-19 baru dalam 24 jam terakhir. Tiga hari berturut-turut di atas 800 infeksi.

AFP
VIRUS CORONA - Malaysia melaporkan lebih dari 800 kasus Covid-19 untuk tiga berturut-turut. ILUSTRASI. 

Editor: Putri Larasati Anggiawan

TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR - Malaysia pada hari Senin (19/10/2020) melaporkan 865 kasus Covid-19 baru dalam 24 jam terakhir.

Sedikit lebih rendah dari rekor tertinggi 871 kasus Covid-19 yang tercatat di Malaysia pada hari Minggu.

Itu adalah hari ketiga berturut-turut di atas 800 infeksi yang tercatat dalam satu hari, dengan pemerintah mempertimbangkan apakah akan memberlakukan penguncian yang lebih ketat untuk negara bagian Selangor.

Selangor bersama dengan Kuala Lumpur dan Putrajaya ditempatkan di bawah perintah kontrol gerakan bersyarat ( CMCO) selama 14 hari dari minggu lalu (14/10/2020).

Total kasus kumulatif Malaysia pada hari Senin mencapai 21.363 kasus sejak negara itu melaporkan kasus Covid-19 pertamanya pada Januari.

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan, Dr Noor Hisham Abdullah, mengatakan ada tiga kematian baru pada hari Senin sehingga total kematian menjadi 190.

Baca juga: Jalani Sedot Lemak di Salon Tak Berizin, Model Malaysia Tewas Usai Injeksi

Ketiga kematian tersebut semuanya tercatat di Sabah.

Sebagian besar kasus baru terus datang dari Sabah yang terpukul parah, dengan 643 infeksi baru dari total 865 atau 74,3 persen dari total.

Lonjakan saat ini di Malaysia telah disalahkan pada dua minggu kampanye menjelang pemilihan umum negara bagian Sabah 26 September, dengan politisi dan juru kampanye dari seluruh negeri berbaur dengan bebas dengan Sabahans di demonstrasi politik.

Beberapa dari pengunjung ini kemudian membawa Covid-19 ke negara bagian asal mereka.

Selangor pada hari Senin mencatat 107 kasus, atau 12,4 persen.

Ini diikuti oleh wilayah federal Labuan dengan 34 kasus, dan Penang 26 kasus baru.

Sementara itu, Menteri Senior (Kelompok Keamanan) Ismail Sabri Yaakob mengatakan dalam penjelasan terpisah bahwa kementerian kesehatan telah ditanya apakah perlu menempatkan seluruh negara bagian Selangor di bawah Enhanced MCO (EMCO), untuk mengekang infeksi lebih lanjut.

CMCO berarti penutupan sebagian besar kegiatan sosial seperti ibadah massal, tetapi pemerintah telah mengizinkan pusat kebugaran dan taman umum tetap buka.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved