Jumat, 24 April 2026

Tiga Hari Berturut-turut, Malaysia Konsisten Laporkan Lebih dari 800 Kasus Covid-19

Malaysia pada hari Senin (19/10/2020) melaporkan 865 kasus Covid-19 baru dalam 24 jam terakhir. Tiga hari berturut-turut di atas 800 infeksi.

AFP
VIRUS CORONA - Malaysia melaporkan lebih dari 800 kasus Covid-19 untuk tiga berturut-turut. ILUSTRASI. 

Kuala Lumpur, Putrajaya, Selangor dan Sabah Kembali Berlakukan MCO, Kasus Covid-19 Malaysia Melonjak

Lebih dari sepertiga populasi Malaysia akan ditempatkan di bawah pembatasan pergerakan selama dua minggu karena kasus virus Corona terus melonjak.

Perintah kontrol gerakan bersyarat ( CMCO) untuk wilayah federal Kuala Lumpur dan Putrajaya, negara bagian Selangor akan dimulai pada pukul 12.01 pagi pada hari Rabu (14/10/2020).

Direncanakan akan berlangsung hingga 27 Oktober, kata Menteri Senior Keamanan Ismail Sabri Yaakob, Senin.

Seluruh negara bagian Sabah, yang menggelar pemilihan ( Pemilu) negara bagian, menyebabkan peningkatan infeksi, juga akan berada di bawah CMCO, dimulai pada tengah malam pada hari Selasa.

"Untuk mencegah penyebaran infeksi lebih lanjut, Dewan Keamanan Nasional telah setuju untuk memberlakukan MCO bersyarat di Selangor, Kuala Lumpur dan Putrajaya," kata Datuk Seri Ismail Sabri pada hari Senin di briefing rutin Covid-19.

"Ini akan berlaku mulai tengah malam tanggal 14 Oktober hingga 27 Oktober," tambahnya.

Pemerintah negara bagian Selangor, yang dikendalikan oleh koalisi oposisi Pakatan Harapan, menyebut keputusan itu "mengejutkan" dan telah meminta Dewan Keamanan Nasional ( NSC) untuk mempertimbangkan kembali keputusannya.

"Hasil pertemuan sebelumnya menunjukkan bahwa hanya Kabupaten Klang, Gombak, Hulu Langat dan Petaling yang memiliki jumlah kasus yang mengkhawatirkan," kata Selangor Menteri Besar Amirudin Shari dalam sebuah pernyataan.

Dia mengatakan bahwa negara bagian akan menulis kepada NSC untuk mempertimbangkan kembali keputusannya untuk memberlakukan CMCO selimut di Selangor, negara bagian terkaya Malaysia dan rumah bagi 6,5 juta orang.

CMCO berakhir empat bulan lalu pada 10 Juni, ketika Malaysia memulai "pemulihan MCO" dengan membuka kembali sebagian besar bisnis dan mengizinkan kegiatan sosial.

MCO pemulihan umumnya masih ada saat ini.

Pembatasan pergerakan akan berdampak pada sekitar 7,6 juta penduduk di Lembah Klang, sebagaimana sering disebut distrik Kuala Lumpur, Putrajaya dan Selangor terdiri dari 23 persen dari 32 juta penduduk Malaysia.

Sabah memiliki populasi 3,5 juta, sehingga jumlah total warga Malaysia yang terkena dampak CMCO menjadi 11 juta, atau 30 persen dari populasi negara.

“Semua kegiatan ekonomi di Selangor, Putrajaya dan Kuala Lumpur masih diperbolehkan,” kata Ismail Sabri.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved