TRIBUN WIKI
Penyebab dan Gejala Pendarahan Lambung, Berisiko Sebabkan Kematian bila Tak Ditangani
Pendarahan lambung bisa berbahaya saat luka atau borok pada lambung melubangi usus atau bagian sekitar lambung.
- Keluar darah berwarna merah tua saat BAB
- Muntah darah yang muntahannya mirip ampas kopi
- Dalam kondisi parah, pendarahan lambung yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan kematian.
Baca juga: Sayur hingga Yogurt, Inilah Sederet Makanan untuk Turunkan Asam Lambung
Cara mengatasi pendarahan lambung
Untuk mencegah borok lambung agar tidak berkembang menjadi pendarahan lambung, penderita dengan gejala penyakit sebaiknya menjalani pemeriksaan endoskopi.
Melalui pemeriksaan endoskopi di rumah sakit, dokter dapat mencari dan mengidentifikasi masalah di lambung dan saluran pencernaan bagian atas.
Pendarahan lambung harus diatasi dengan cepat.
Tindakan pengobatan awal dapat dilakukan selama endoskopi.
Jika terdapat pendarahan, dokter dapat melakukan prosedur atau cara mengatasi pendarahan lambung, di antaranya:
- Menyuntikkan obat secara langsung
- Membakar jaringan borok atau tukak untuk menghentikan pendarahan
- Menjepit kanal pendarahan
Apabila ditemukan bakteri jenis H. pylori saat pengambilan sampel jaringan lambung lewat endoskopi, dokter umumnya akan meresepkan antibiotik untuk melawan bakteri.
Untuk mengendalikan produksi asam lambung agar tidak timbul luka pada lambung, dokter biasanya meresepkan obat untuk mengontrol produksi asam lambung supaya tidak berlebihan.
Obat-obatan ini dapat diminum secara langsung.
Namun, bagi penderita yang sudah mengalami pendarahan lambung, obat-obatan bisa diberikan lewat pembuluh darah.
Sedangkan Untuk pendarahan lambung yang parah dan mengancam jiwa, dokter akan melakukan tindakan pembedahan atau operasi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gejala Pendarahan Lambung yang Bisa Berujung Kematian".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/05062020kencing-batu-ilustrasi-sakit-perut.jpg)