Pintu Masuk Singapura ke Batam Belum Diputus, Kemenlu Sebut Opsi Selain Pelabuhan Batam Center

Denny bilang,sebelumnya dibahas kesiapan terbanyak ada di Pelabuhan Batam Center. Namun setelah audiensi, ada opsi lain

Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ROMA ULY SIANTURI
Direktur Asia Tenggara Kementerian Luar Negeri, Denny Abdi mengakui Singapura memberikan saran kepada Indonesia terkait pintu masuk Singapura ke Indonesia. 

Editor: Dewi Haryati

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Direktur Asia Tenggara Kementerian Luar Negeri, Denny Abdi mengakui Singapura sudah memberikan saran kepada Indonesia.

Itu jelang diberlakukannya Travel Corridor Arrangement (TCA) atau Reciprocal Green Lane (RGL) tanggal 26 Oktober 2020 mendatang

Ia mengatakan, karena TCA ini baru bersifat uji coba, maka pintu masuk yang ditetapkan hanya 1 titik bandar udara dan 1 titik pelabuhan.

"Kalau kita bicara Indonesia-Singapura, ada udara dan laut," katanya, Rabu (21/10/2020) di sela-sela meninjau kesiapan di Pelabuhan Internasional Batam Center.

Kalau bandar udara, lanjut dia, Changi akan berpasangan dengan Bandara Soekarno Hatta. Untuk pelabuhan, Singapura menetapkan Pelabuhan Tanah Merah, sementara pasangannya--pelabuhan di Indonesia masih akan ditinjau..

Baca juga: Kemenlu & Kemenkes Pastikan Traveler Orang yang Sehat, Peninjauan ke Pelabuhan Batam Center

Baca juga: Perwakilan Kemenlu dan Kemenkes Tinjau Pelabuhan Internasional Batam Center

"Kita akan lihat di Batam dimana. Inilah yang akan kita finalisasi dan kita diskusikan dengan Pemda berdasarkan masukan-masukan ini," katanya.

Denny mengakui beberapa waktu lalu, Menlu sudah menyebutkan berdasarkan informasi yang tersedia di pusat, ketika membahas perihal ini, kesiapan terbanyak di Pelabuhan Internasional Batam Center.

Namun ketika sudah audiensi dengan Pjs Gubernur dan Pjs Wali kota, mereka memberikan inspirasi lain.

"Tapi nanti kita akan lihat. Kalau Singapura masih satu dulu. Kalau kita ingin lebih dari satu. Supaya semua bisa dan traveler banyak opsi. Tapikan sekarang jumlahnya belum bisa banyak-banyak.

Yang penting kualitasnya dulu. Misi kita sekarang adalah bagaimana membuat Fery Terminal kita memiliki kualitas sama baiknya dalam pelayanan dan protokol kesehatan," paparnya.

Dari hasil peninjauan ini, ia belum bisa memberikan penilaian terhadap beberapa Pelabuhan. Ia mengakui pihaknya masih berdiskusi terus dengan Singapura.

"Kita bertemu dengan pengelola," katanya.

Sebelumnya berdasarkan rilis Menlu beberapa waktu lalu, mengenai pintu keluar masuk atau lokasi untuk sementara ada di dua titik. Yaitu Tanah Merah Ferry Terminal Singapura – Batam Center Ferry Terminal Batam, itu pintu masuk pertama jika menggunakan ferry.

Pintu masuk kedua yaitu Soekarno-Hatta International Airport dan Changi International Airport.

Pastikan Traveler Orang Sehat 

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Muhammad Budi Hidayat menegaskan, protokol kesehatan akan dijalankan selama operasional Pelabuhan Internasional Batam Center.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved