BATAM TERKINI
PT Moya Indonesia Rancang Live Chat untuk Pelanggan Air Bersih, Terkoneksi ke Website BP Batam
Jelang berakhirnya perjanjian kerja sama dengan ATB dalam mengelola air bersih di Kota Batam, BP Batam bersama PT Moya Indonesia terus berbenah.
Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT Moya Indonesia berencana merancang layanan yang dimasukkan dalam website resmi BP Batam.
Layanan itu adalah fasilitas live chat pelanggan. Melalui layanan ini, diharapkan dapat membantu pelanggan maupun BP Batam dalam membangun komunikasi dua arah, khususnya pelayanan SPAM di Kota Batam.
Jelang berakhirnya perjanjian kerja sama dengan PT Adhya Tirta Batam (ATB) dalam mengelola air bersih di Kota Batam, BP Batam pun gencar melakukan berbagai persiapan.
Beberapa hal telah diselesaikan di antaranya pembuatan rekening pembayaran pelanggan dan menggandeng mitra saat masa transisi pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) nanti.
"Meski demikian, layanan ini bukan satu-satunya media komunikasi dua arah dalam pelayanan SPAM nantinya," ucap Kepala Biro Humas, Protokol, dan Promosi BP Batam, Dendi Gustinandar kepada TribunBatam.id, Rabu (21/10/2020).
Untuk terus membangun komunikasi yang efektif dengan seluruh masyarakat, BP Batam terus memberikan komitmen bahwa kepentingan masyarakat menjadi prioritas utama dalam pembangunan Batam.
Khususnya pada pelayanan SPAM di Batam yang akan diambil alih oleh BP Batam terhitung tanggal 15 November 2020 nanti.
Fokus PT ATB
Kepala Biro Humas, Protokol, dan Promosi Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dendi Gustinandar menyebut, saat ini pihaknya tengah menyiapkan beberapa hal terkait pengakhiran dan pengoperasian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Batam.
Itu pasca kontrak PT Adhya Tirta Batam (ATB) dan BP Batam selesai pada tanggal 14 November 2020 nanti.
Tak hanya itu, pembahasan mengenai inventarisasi aset dan hal-hal lainnya pun juga terus dilakukan.
"Pembahasan hak dan kewajiban juga masih dilakukan. Namun karena sifatnya masih dalam pembahasan, secara detail belum bisa kami informasikan," ujar Dendi menjawab pertanyaan Tribun Batam, Rabu (21/10/2020).
Untuk persiapan BP Batam dalam pengoperasian SPAM ke depannya, Dendi menegaskan jika pihaknya telah menggandeng PT Moya Indonesia sebagai mitra pemenang lelang.
Baca juga: BP Batam Tempuh Mediasi, Selesaikan Polemik dengan ATB Jelang Konsesi Air Berakhir
Baca juga: Rekrutmen BP Batam Dinilai Membingungkan, Karyawan ATB Enggan Bergabung?
Ditegaskannya tugas PT Moya Indonesia tak seperti ATB.
"Perjanjian kerja sama BP Batam dan PT Moya pada pengoperasian dan pemeliharaan selama masa transisi 6 bulan ke depan. Bukan perjanjian konsesi seperti yang BP Batam pernah berikan kepada PT ATB," ungkap dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/direktur-pemanfaatan-aset-bp-batam-dendi-gustinandar-saat-memberikan.jpg)