WISATA BATAM
Kemegahan Masjid Agung Karimun yang Mampu Tampung 4000 Jamaah, Simak Sejarah dan Arsitekturnya
Apakah kamu ingin berwisata religi di Karimun? Terutama untukmu yang traveler muslim, Masjid Agung Karimun bisa menjadi pilihan tepat.
Editor: Putri Larasati Anggiawan
TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Apakah kamu ingin berwisata religi di Karimun?
Terutama untukmu yang traveler muslim, Masjid Agung Karimun bisa menjadi pilihan tepat.
Masjid Agung Karimun berada di Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun.
Masjid ini bisa menampung hingga 4.000 jamaah.
Dibangun tahun 2003, masjid ini berdiri di atas lahan seluas 75.000 m2 dengan luas bangunan mencapai 2.500 m2.
Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Agung Karimun juga menjadi pusat sejumlah kegiatan keagamaan.
Baca juga: Satu Pasien Corona di Bintan Meninggal Dunia, Punya Riwayat Perjalanan ke Batam
Masjid ini juga banyak dikunjungi wisatawan sebagai destinasi wisata religi.
Di tengah pandemi virus corona, kegiatan salat berjamaah di masjid ini terpaksa ditiadakan.
Kendati demikian, masyarakat masih diperbolehkan untuk mendirikan salat sendiri di sini.
Sejarah
Dilansir dari website Anugerah Kubah, pembangunan Masjid Agung Karimun dimulai pada tahun 2003.
Proses pembangunan dimulai dengan upacara peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Bupati Karimun yakni, Drs. HM Sani.
Proses peletakan batu pertama ini juga dihadiri oleh Menteri Agama RI, Prof Dr Said Agil Siraj dan disaksikan langsung oleh 6 duta besar dari berbagai negara seperti Iran, yaman, Maroko, Sudan, Lebanon dan Palestina.
Masjid Agung Karimun pernah mendapatkan penghargaan sebagai masjid berprestasi se-Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2015.