Breaking News:

VIRUS CORONA DI BINTAN

Satu Pasien Corona di Bintan Meninggal Dunia, Punya Riwayat Perjalanan ke Batam

Pasien positif yang meninggal dunia di Bintan diketahui mempunya istri dan tiga orang anak. Keempatnya positif Covid-19.

TribunBatam.id/Istimewa
PASIEN COVID-19 MENINGGAL DUNIA - Petugas memakamkan pasien Covid-19 nomor 193 yang meninggal dunia di TPU Km 25 Kijang, Bintan. 

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Seorang pasien positif Covid-19 Kabupaten Bintan berinisial Ma (49) meninggal dunia.

Pasien diketahui meninggal dunia di RS Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang, Jumat (23/10).

Pria yang tinggal di Kecamatan Bintan Timur itu, diakui Kadinkes Bintan dr Gama AF Isnaeni telah dimakamkan di TPU Kijang Kota Batu 25 sesuai SOP penanganan Covid-19.

Gama menduga kuat yang bersangkutan tertular Covid-19 dari klaster luar karena punya riwayat perjalanan dari Kota Batam.

Sesudah pulang dari Batam, Ma mulai mengalami sakit dengan gejala demam, batuk, lemah, mual dan muntah.

Setelah mengalami gejala itu, Ma dibawa oleh pihak keluarga untuk diperiksa di RSUD Bintan.

Di sana Ma diambil swab tenggorokan dan hidungnya dan 14 Oktober 2020 hasil swabnya keluar dengan dinyatakan Ma positif terinfeksi Covid-19.

Kegiatan operasi yustisi di Km 16 Toapaya Selatan, Bintan.
Kegiatan operasi yustisi di Km 16 Toapaya Selatan, Bintan. (TRIBUNBATAM.id/Alfandi)

"Ketika ditetapkan positif, Ma dirujuk ke RS Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang saat itu juga untuk menjalani isolasi.

Kemudian tim medis melakukan tracing terhadap sanak keluarganya," ucapnya, Minggu (25/10/2020).

Kelurga Ma pun langsung ditracing, salahsatunya istrinya berinisial Nu yang berumur 45 tahun.

Tidak hanya itu, tiga anaknya berinisial Pip berumur 12 tahun, NPM berusia 7 tahun dan Ha berusia 2 tahun juga menjalani pemeriksaan ketat.

Setelah di tracing keempatnya menjalani swab tenggorokan dan hidung di Puskesmas Kijang.

Lalu lima hari kemudian tepatnya 19 Oktober 2020 hasil swabnya keluar dan ibu serta tiga anaknya itu ditetapkan sebagai pasien covid-19 kasus ke 198-201.

Setelah lima hari Ma menjalani isolasi, istri dan 3 anaknya menyusul diisolasi.

Baca juga: UPDATE RSKI COVID-19 GALANG, 3 Pasien Sembuh Corona, Daya Tampung Tinggal 27 Pasien

Baca juga: Batam Tambah 140 Kasus Corona Baru, Delapan Kecamatan Zona Merah Covid-19

RAZIA PROTOKOL KESEHATAN - Razia protokol kesehatan Covid-19 di Km 16 Toapaya Selatan, Bintan, Kamis (22/10/2020).
RAZIA PROTOKOL KESEHATAN - Razia protokol kesehatan Covid-19 di Km 16 Toapaya Selatan, Bintan, Kamis (22/10/2020). (TribunBatam.id/Alfandi Simamora)

"Setelah sembilan hari menjalani isolasi, Ma dinyatakan meninggal dunia sedangkan istri dan anak-anaknya masih menjalani isolasi," ungkapnya.

Sementara itu dari Update laporan Covid-19 Provinsi Kepri kasus Covid-19 di Bintan pertanggal 24 Oktober 2020 sudah berjumlah 204 kasus, sedangkan kasus aktif sebanyak 11 kasus dan yang sembuh 188 kasus.

Sedangkan untuk pasien yang meninggal dunia kini sudah berjumlah 5 kasus.(TribunBatam.id/Alfandi Simamora)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved