Breaking News:

BATAM TERKINI

Gagalkan Keberangkatan 9 PMI Ilegal di Pelabuhan Batam Center, Polsek KKP Tetapkan 1 Orang Tersangka

Dari pengungkapan kasus upaya keberangkatan PMI ilegal di Pelabuhan Batam Center itu, Polsek KKP Batam menyerahkan 9 pekerja ke BNP2TKI Batam.

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Zabur Anjasfianto
TribunBatam.id/Istimewa
POLSEK KKP BATAM - Polsek KKP menggagalkan keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di Pelabuhan Batam Center, Sabtu (24/10). 

Editor: Zabur Anjasfianto

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepolisian Sektor Kawasan Khusus Pelabuhan (KKP) Kota Batam menggagalkan keberangkatan dua orang Pekerja Migran Indonesia atau TKI tanpa dokumen yang lengkap di pelabuhan Batam Center, Sabtu (24/10).

Dari pengungkapan itu, satu orang yang diduga otak pengiriman PMI itu ditangkap personel Polsek KKP Batam.

Kapolsek KKP, AKP Budi Hartono mengatakan, sembilan orang yang akan diberangkatkan selanjutnya diserahkan ke BNP2TKI Kota Batam.

"Iya, satu orang berinisial ED (36) sudah kami tetapkan tersangka. Saat ini kasusnya sedang kami kembangkan," ucapnya, Minggu (25/10/2020).

Budi menerangkan pengungkapan itu bermula saat pihaknya mendapat laporan akan adanya keberangkatan Pekerja Migran Indonesia keluar negeri melalui Pelabuhan Internasional Ferry Batam Centre tanpa dilengkapi dokumen-dokumen resmi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Baca juga: Polsek KKP Batam Razia Cipta Kondisi Hingga Dini Hari, Sasar Premanisme dan Aksi Kriminalitas

Baca juga: Kapolsek KKP Batam Berganti, AKP Budi Hartono Gantikan AKP Syaiful Badawi

POLSEK KKP BATAM - Polsek KKP menggagalkan keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di Pelabuhan Batam Center, Sabtu (24/10).
POLSEK KKP BATAM - Polsek KKP menggagalkan keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di Pelabuhan Batam Center, Sabtu (24/10). (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Unit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan tiba di Pelabuhan Internasional Ferry Batam Center sekira pukul 10.00 WIB.

Mereka mengamankan dua orang yang diduga korban yang akan berangkat kerja keluar negeri.

Berdasarkan keterangan dari kedua korban tersebut mengaku bahwasannya yang melakukan pengurusan keberangkatan mereka ialah ED.

"Kami mengamankan dua paspor sebagai barang bukti," sebutnya.

Barang bukti beserta tersangka dibawa ke kantor Polsek Kawasan Pelabuhan untuk pemeriksaan lebih lanjut.(TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved