Breaking News
Jumat, 10 April 2026

NEWS WEBILOG TRIBUN BATAM

Hari Pertama Kebijakan Buka Pintu Singapura, Respon Dunia Usaha & Kesiapan Pemko Batam

Kebijakan buka pintu Singapura disambut baik oleh dunia usaha di Kota Batam. Di lain sisi, Pemko Batam sudah mendapat protap terkait kebijakan itu.

TribunBatam.id/Ichwannurfadillah
OS STYLE HOTEL BATAM - Suasana OS Style Hotel Batam. Dunia usaha menyambut baik kebijakan buka pintu Singapura. 

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dunia usaha menyambut baik rencana dibukanya pintu masuk Indonesia dengan Singapura.

Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk mengatakan, beberapa hotel di Kota Batam terkena dampak positif dari kebijakan dua negara ini.

Selama pandemi Covid-19 komunikasi dengan berbagai investor di luar wilayah Indonesia masih berjalan dengan baik, seperti melalui zoom meeting.

"Seperti kemarin berkomunikasi dengan investor Korea melalui zoom.

Pemerintah daerah sudah menyiapkan pintu masuknya dan beberapa hotel," kata Jadi dalam News Webilog Tribun Batam dengan tema Selamat datang Tamu Singapura, Senin (26/10/2020).

Pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara membuat masyarakat harus sehat sehingga ekonomi pun bergerak.

Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin saat melakukan peninjauan di pelabuhan internasional unuk memastikan Kota Batam siap melayani perjalanan bisnis ke Singapura.
Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin saat melakukan peninjauan di pelabuhan internasional unuk memastikan Kota Batam siap melayani perjalanan bisnis ke Singapura. (TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI)

Jadi menilai pengusaha masih tetap maksimal dalam menjalankan usahanya. Tapi tak sedikit juga yang banting stir, ataupun beralih ke usaha lain.

"Seluruh negara saya rasa hampir sama kondisi ekonominya hampir minus," kata Jadi.

Setiap pengusaha, kata dia, wajib melihat peluang usaha di Batam.

Misalnya yang lebih dibutuhkan saat ini bisnis sembako, dan lain sebagainya.

Dimana saat ini harga kebutuhan pokok yang terlalu tinggi. Dikarenakan wilayah Batam bukan wilayah penghasil sehingga beberapa barang pokok mesti diimpor.

Sayangnya tak bisa langsung ke Batam pengirimannya melainkan harus dari wilayah lain.

"Kondisi ini bukan biasa-biasa melainkan luar biasa. Kita sudah ada tim juga untuk penanganan ekonomi Batam.
Bagaimana menjaga kesehatan tetapi tetap menjaga ekonomi," paparnya.

Selain itu, usaha furniture bisa beralih ke bisnis makanan. Masih banyak lagi lainnya sembari menunggu ekonomi kembali pulih.

Hari Pertama Penerapan TCA

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved