TRIBUN WIKI
Bahasa Melayu jadi Cikal Bakal Bahasa Indonesia, Ini Alasan dan Sejarahnya
Pelaksanaan Kongres Pemuda II pada 28 Oktober 1928 selain melahirkan Sumpah Pemuda juga menetapkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
Editor: Widi Wahyuning Tyas
TRIBUNBATAM.id - Pelaksanaan Kongres Pemuda II pada 28 Oktober 1928 selain melahirkan Sumpah Pemuda juga menetapkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
Bahasa Indonesia resmi menjadi bahasa nasional pada 18 Agustus 1945.
Penyebutan bahasa Indonesia sebagai bahasa negara ada di dalam Undang-Undang Dasar (1945) yang disahkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau PPKI.
Bahasa Indonesia yang digunakan saat ini berasal dari bahasa Melayu.
Bahasa itu dikenal sebagai lingua franca atau bahasa perhubungan di Nusantara.
Ada beberapa alasan yang mendasari dipilihnya bahasa Melayu menjadi bahasa nasional yang menyatukan bangsa Indonesia.
Baca juga: Diperingati Setiap 28 Oktober, Begini Sejarah Lahirnya Sumpah Pemuda, Siapa Saja Tokoh di Baliknya?
Masa Lampau Bahasa Indonesia

Harimurti Kridalaksana dalam Masa-Masa Awal Bahasa Indonesia menyatakan bahwa ada perdebatan mengenai asal bahasa Melayu.
Ada yang berpendapat bahasa Melayu berasal dari Pulau Sumatra, tetapi ada juga percaya bahasa ini berasal dari Kalimantan Barat.
Namun, para ahli umumnya bersepakat bahwa bangsa-bangsa di Asia Tenggara yang berumpun bahasa Austronesia berasal dari Yunan, bagian selatan Cina.
Dengan demikian, bahasa Melayu masih berkerabat dengan bahasa-bahasa lain yang ada di Asia Tenggara.
Banyak prasasti Kerajaan Sriwijaya yang menggunakan bahasa Melayu Kuno.
Selain itu, beberapa prasasti di Jawa seperti Sojomerto, Gondosuli, dan Manjusrigrha juga memakai bahasa Melayu Kuno.
Baca juga: Sejarah Sumpah Pemuda dan Perjalanan Panjang Meraih Kemerdekaan
Bahasa Melayu kemudian menjadi lingua franca atau bahasa perhubungan suku-suku di Nusantara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/sumsumpe.jpg)