Penangkapan Buaya Raksasa 700 Kilogram di Babel, Warga Kesulitan Evakuasi
Warga Dusun Pangkal Raya, Desa Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung digegerkan dengan penangkapan seekor buaya raksasa seb
Editor Danang Setiawan
TRIBUNBATAM.id, BABEL - Warga Dusun Pangkal Raya, Desa Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung digegerkan dengan penangkapan seekor buaya raksasa seberat 700 kilogram.
Buaya raksasa dengan panjang 5,4 meter ini ditangkap karena dianggap sering mengganggu warga.
Warga pun dibuat kewalahan saat proses penangkapan buaya raksasa itu.
Puluhan warga susah payah mengangkat buaya raksasa usai ditangkap warga Dusun Pangkal Raya.
Dikutip dari Kompas.tv, terlihat tubuh buaya raksasa diikat dan terdapat tongkat untuk menyangga tubuh buaya.
Penangkapan buaya raksasa inipun sempat menjadi tontonan warga.
Anggota kepolisian Polsek Sungaiselan pun sampai turun tangan mengamankan warga yang mendekati buaya raksasa itu.
Namun setelah beberapa jam dibiarkan, buaya dengan panjang 5,4 meter ini akhirnya mati.
Buaya raksasa itu mati diduga karena warga sekitar menangkap buaya dengan menggunakan cara memancing.
“Kematian yang terjadi oleh buaya tersebut dikarenakan masyarakat menangkap menggunakan kail pancing yang dimana seperti sebelum-sebelumnya ketika menangkap buaya konflik menggunakan kail pancing itu 90 persen akan menyebabkan kematian,” kata Langka Sani, Ketua Alobi Foundation.
Karena bobotnya yang mencapai 700 kilogram, warga terpaksa menggunakan alat berat ekskavator untuk menguburkan buaya di perkebunan sawit.
Penangkapan Buaya di Lingga
Warga Desa Kerandin Daik, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri menangkap buaya sepanjang empat meter, Sabtu (29/8/2020) lalu.
Buaya ini ditangkap karena keberadaannya sudah meresahkan warga sekitar.
Apalagi buaya ini kerap menyerang ternak warga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/penangkapan-buaya-raksasa-di-babel.jpg)