Eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo Gagal Berpidato, Polisi Bubarkan Deklarasi KAMI Jambi

Gatot Nurmantyo tak dapat kesempatan memberikan kata sambutan pada acara deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indinesia ( KAMI ) di Jambi

(ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM)
Kepolisian saat membubarkan Acara Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia ( KAMI ) Jatim di Graha Jabal Nur, Surabaya yang juga dihadiri Deklarator KAMI, Gatot Nurmantyo pada Senin (28/9/2020) 

Eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo Gagal Berpidato, Polisi Bubarkan Deklarasi KAMI Jambi

TRIBUNBATAM.ID - Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo tak dapat kesempatan memberikan kata sambutan pada acara deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indinesia ( KAMI ) di Jambi.

Polisi membubarkan acara deklarasi tersebut dengan alasan antisipasi penyebaran virus corona.

Baca juga: Mantan Menteri dan Tokoh Ternama Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia, Politikus Bereaksi

Baca juga: Niat Luruskan Kiblat Bangsa Ini 10 Poin Jatidiri Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia di Jakarta

Kepolisian membubarkan Acara Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jatim di Graha Jabal Nur, Surabaya yang juga dihadiri Deklarator KAMI, Gatot Nurmantyo, Senin (28/9/2020).
Kepolisian membubarkan Acara Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jatim di Graha Jabal Nur, Surabaya yang juga dihadiri Deklarator KAMI, Gatot Nurmantyo, Senin (28/9/2020). ((ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM))

Sejatinya Gatot Nurmatyo akan memberikan kata sambutan melalui virtual pada deklarasi yang berlangsung pada Jumat (30/10/2020).

Baca juga: Selain Din Syamsuddin & Rocky Gerung, Ini 30 Tokoh di Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia

Sebelumnya dibubarkan polisi, Din Syamsuddin sempat menyampaikan pidato sambutannya secara virtual.

Namun, saat Muhammad Usman menyampaikan pidato sambutan, lokasi deklarasi tiba-tiba didatangi aparat kepolisian.

 Baca juga: Mahfud MD Bungkam Jendral Gatot Nurmantyo di ILC, Bahkan Singgung-singgung Amien Rais

Baca juga: Jenderal Gatot Nurmantyo Mau Nyalon Presiden 2024? Sah-sah Saja Kalau Saya Punya Keinginan

Pantauan melalui Zoom Meeting, aparat kepolisian mendatangi lokasi deklarasi.

Aparat kepolisian yang berada di pintu ruangan deklarasi disambut Presidium KAMI Jambi Amrizal Ali Munir dan beberapa anggota KAMI.

ADU MULUT - Komandan Kodim Jakarta Selatan, Kolonel Inf Ucu Yustia sempat terlibat adu mulut dengan Jenderal Gatot Nurmantyo di TMP Kalibata, Rabu (30/9/2020).
ADU MULUT - Komandan Kodim Jakarta Selatan, Kolonel Inf Ucu Yustia sempat terlibat adu mulut dengan Jenderal Gatot Nurmantyo di TMP Kalibata, Rabu (30/9/2020). (Wartakotalive)

Amrizal terlihat menjelaskan kepada kepolisian terkait acara deklarasi KAMI.

Kondisi ruangan pun terlihat tidak kondusif karena sejumlah anggota ikut menyaksikan kedatangan polisi.

Baca juga: Pernyataan Sikap Presidium KAMI Gatot Nurmantyo dan Din Syamsudin soal Penangkapan 8 Aktivis

Kemudian, salah seorang anggota KAMI menyebutkan acara itu dibubarkan pihak kepolisian karena situasi pandemi Covid-19.

Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo bersama sejumlah veteran melakukan tabur bunga di Taman Makam Nasional Umum Kalibata, Rabu (30/9/2020)
Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo bersama sejumlah veteran melakukan tabur bunga di Taman Makam Nasional Umum Kalibata, Rabu (30/9/2020) (Warta Kota/Feryanto Hadi)

Namun, Amrizal sempat bernegosiasi dengan pihak kepolisian agar acara deklarasi tetap dilanjutkan.

Setelah berdiskusi cukup alot, aparat kepolisian tetap meminta acara itu membubarkan diri.

Baca juga: Respon Agum Gumelar Soal Aksi Ziarah Gatot Nurmantyo di TMP: Jangan Mudah Meneriakkan Komando

Akhirnya, diputuskan bahwa sesi pidato dari Gatot Nurmantyo dan Rochmat Wahab tidak jadi dilaksanakan.

Seorang anggota polisi berkemeja putih naik ke podium menghentikan pidato Gatot Nurmantyo
Seorang anggota polisi berkemeja putih naik ke podium menghentikan pidato Gatot Nurmantyo (Istimewa)

Baca juga: Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo Ditolak Jenguk Petinggi KAMI di Bareskrim Polri,Terima Kasih

Baca juga: Gatot Nurmantyo Tulis Tentang Hukum dan Keadilan: Untuk Mengontrol Prilaku Manusia

Polisi hanya mengizinkan panitia melangsungkan sesi terakhir dalam deklarasi itu, yaitu pemotongan tumpeng.

Presidium KAMI Jambi Amrizal bersama anggota KAMI lainnya melontarkan takbir tiga kali sebelum akhirnya memotong tumpeng.

Baca juga: Cegat Jenderal Gatot Nurmantyo, Kolonel Ucu Juga Sempat Bersitegang sama Pensiunan Bintang 3 TNI AL

.

.

.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Polisi Bubarkan Deklarasi KAMI di Jambi, Gatot Nurmantyo Gagal Pidato

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved