Eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo Gagal Berpidato, Polisi Bubarkan Deklarasi KAMI Jambi
Gatot Nurmantyo tak dapat kesempatan memberikan kata sambutan pada acara deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indinesia ( KAMI ) di Jambi
Eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo Gagal Berpidato, Polisi Bubarkan Deklarasi KAMI Jambi
TRIBUNBATAM.ID - Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo tak dapat kesempatan memberikan kata sambutan pada acara deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indinesia ( KAMI ) di Jambi.
Polisi membubarkan acara deklarasi tersebut dengan alasan antisipasi penyebaran virus corona.
Baca juga: Mantan Menteri dan Tokoh Ternama Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia, Politikus Bereaksi
Baca juga: Niat Luruskan Kiblat Bangsa Ini 10 Poin Jatidiri Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia di Jakarta

Sejatinya Gatot Nurmatyo akan memberikan kata sambutan melalui virtual pada deklarasi yang berlangsung pada Jumat (30/10/2020).
Baca juga: Selain Din Syamsuddin & Rocky Gerung, Ini 30 Tokoh di Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia
Sebelumnya dibubarkan polisi, Din Syamsuddin sempat menyampaikan pidato sambutannya secara virtual.
Namun, saat Muhammad Usman menyampaikan pidato sambutan, lokasi deklarasi tiba-tiba didatangi aparat kepolisian.
Baca juga: Mahfud MD Bungkam Jendral Gatot Nurmantyo di ILC, Bahkan Singgung-singgung Amien Rais
Baca juga: Jenderal Gatot Nurmantyo Mau Nyalon Presiden 2024? Sah-sah Saja Kalau Saya Punya Keinginan
Pantauan melalui Zoom Meeting, aparat kepolisian mendatangi lokasi deklarasi.
Aparat kepolisian yang berada di pintu ruangan deklarasi disambut Presidium KAMI Jambi Amrizal Ali Munir dan beberapa anggota KAMI.

Amrizal terlihat menjelaskan kepada kepolisian terkait acara deklarasi KAMI.
Kondisi ruangan pun terlihat tidak kondusif karena sejumlah anggota ikut menyaksikan kedatangan polisi.
Baca juga: Pernyataan Sikap Presidium KAMI Gatot Nurmantyo dan Din Syamsudin soal Penangkapan 8 Aktivis
Kemudian, salah seorang anggota KAMI menyebutkan acara itu dibubarkan pihak kepolisian karena situasi pandemi Covid-19.

Namun, Amrizal sempat bernegosiasi dengan pihak kepolisian agar acara deklarasi tetap dilanjutkan.
Setelah berdiskusi cukup alot, aparat kepolisian tetap meminta acara itu membubarkan diri.
Baca juga: Respon Agum Gumelar Soal Aksi Ziarah Gatot Nurmantyo di TMP: Jangan Mudah Meneriakkan Komando
Akhirnya, diputuskan bahwa sesi pidato dari Gatot Nurmantyo dan Rochmat Wahab tidak jadi dilaksanakan.

Baca juga: Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo Ditolak Jenguk Petinggi KAMI di Bareskrim Polri,Terima Kasih
Baca juga: Gatot Nurmantyo Tulis Tentang Hukum dan Keadilan: Untuk Mengontrol Prilaku Manusia
Polisi hanya mengizinkan panitia melangsungkan sesi terakhir dalam deklarasi itu, yaitu pemotongan tumpeng.
Presidium KAMI Jambi Amrizal bersama anggota KAMI lainnya melontarkan takbir tiga kali sebelum akhirnya memotong tumpeng.
Baca juga: Cegat Jenderal Gatot Nurmantyo, Kolonel Ucu Juga Sempat Bersitegang sama Pensiunan Bintang 3 TNI AL
.
.
.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Polisi Bubarkan Deklarasi KAMI di Jambi, Gatot Nurmantyo Gagal Pidato