PENANGANAN COVID
Angka Kematian Pasien Covid-19 di Batam Capai 2,4 Persen, Didi: Lebih Rendah dari Indonesia
Kadinkes Batam, Didi Kusmarjadi menyebut, penanganan Covid-19 di Batam sudah bagus. Tinggal pencegahan saja perlu ditingkatkan
Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kasus Covid-19 di Batam terus menjadi atensi serius. Pasalnya, pasien terkonfirmasi positif terus saja bertambah dari hari ke hari.
Total, sudah 2.991 orang warga Batam dinyatakan positif. Sebanyak 73 orang di antaranya meninggal dunia akibat terpapar virus ini.
Terbaru, Kepala KSOP Batam, Sanggam Marihot Simamora pun diketahui meninggal dunia setelah berjuang melawan virus Corona di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam. Sanggam diketahui meninggal pukul 01.30 WIB, Kamis (5/11/2020).
Melihat kecenderungan pasien meninggal akibat terpapar Covid-19, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi menyebut beberapa fakta.
Satu di antaranya angka kematian pasien positif Covid-19 di Batam mencapai 2,4 persen. Jumlah ini, lanjutnya, masih rendah jika dibandingkan angka kematian Negara Indonesia secara keseluruhan dengan total 4 persen.
Baca juga: Pasien Baru Covid-19 Masih Didominasi Kasus Komunitas, 8 Kecamatan di Batam Berstatus Zona Merah
Baca juga: Kasus Perdana, Seorang PNS di Anambas Terpapar Corona Setelah Pulang dari Natuna
"Indonesia umumnya masih tinggi. Bahkan, angka kematian dunia saja hanya 3 persen," ujar Didi menjawab pertanyaan Tribun Batam.
Fakta lainnya, Didi mengungkapkan jika rata-rata pasien positif Covid-19 meninggal karena penyakit penyerta atau biasa disebut komorbid.
Biasanya, lanjut Didi, meninggalnya pasien juga dikarenakan faktor usia.
"(Penanganannya) Sudah bagus ini. Tinggal cegah penyebaran dengan tetap memakai masker," tambah Didi saat ditanyakan upaya untuk meminimalisir jumlah pasien Covid-19 meninggal dunia.
Selain itu, Didi memastikan, ketersediaan ventilator di tiap rumah sakit rujukan dirasa cukup. Setiap rumah sakit, katanya, sudah memiliki 40 hingga 50 ventilator.
Dari data milik Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Batam, sebanyak 587 orang pasien tengah menjalani perawatan di beberapa rumah sakit rujukan.
RSKI Covid-19 Galang menjadi rumah sakit yang paling banyak menampung pasien positif dengan jumlah mencapai 386 orang.
Data berikutnya menunjukkan RS. Bhayangkara berada di peringkat kedua sebagai rumah sakit terbanyak merawat pasien positif Covid-19 dengan total pasien sebanyak 28 orang. Disusul oleh RS. Awal Bros dengan 26 orang pasien.
(tribunbatam.id/ichwannurfadillah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kadinkes-batam-didi-kusmarjadi-rapid-test-warga-batam.jpg)