Eric Trump Putra Donald Trump Ditangkap Aparat Karena Posting Hoax Surat Suara Dibakar, Ini Sosoknya
Putra presiden karena pemilihan 2020 masih belum diputuskan me-retweet video yang konon menunjukkan seorang pria membakar 80 surat suara untuk Trump.
Editor: Anne Maria
TRIBUNBATAM.id, WASHINGTON - Pemilihan Presiden Amerika Serikat berjalan panas.
Kedua kandidat presiden nampak bersaing ketat dalam pengumpulan suara.
Eric Trump putra Presiden AS Donald Trump bahkan diduga menyebarkan hoax.
Ia pun ditangkap pada Rabu (4/11/2020) waktu Amerika karena men-tweet video viral palsu.
Dia mengklaim seseorang membakar lusinan surat suara untuk mendukung ayahnya, Presiden Donald Trump .
Putra presiden karena pemilihan 2020 masih belum diputuskan me-retweet video yang konon menunjukkan seorang pria membakar 80 surat suara untuk Trump di Virginia Beach, Virginia.
Baca juga: Pilpres AS, Donald Trump Tuduh Jeo Biden Curang, Klaim Kemenangan Minta Stop Perhitungan Suara
Baca juga: Rusuh Pemilu Amerika Serikat, Massa Anti Donald Trump Bentrok dengan Polisi dan Garda Nasional
"Itu adalah contoh surat suara," kota itu menanggapi Trump di Twitter.
Dalam pernyataan di situsnya, pejabat kota mengatakan:
"Seorang warga yang prihatin membagikan video kepada kami yang seolah-olah menunjukkan seseorang membakar surat suara."
"Itu bukan surat suara resmi, itu surat suara sampel. "
Para pejabat mencatat tidak adanya tanda kode batang yang ada di semua surat suara resmi dalam video tersebut .
“Surat suara dalam video itu adalah surat suara sampel dan penyelidik kebakaran sedang menyelidiki pembakaran ilegal tersebut,” tambah mereka.
Akun yang awalnya memposting klip tersebut sekarang telah ditangguhkan.
Eric Trump, yang pada Rabu malam secara keliru mengklaim ayahnya telah memenangkan di Pennsylvania, belum menghapus tweetnya sendiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/06112020_donald-trump-junior.jpg)