Minggu, 26 April 2026

TRIBUN WIKI

Apa Jadinya bila Kadar Trombosit Terlalu Rendah? Kenali Penyebab dan Gejala Trombositopenia

Dalam sel darah merah ini, ada satu komponen penting, yakni trombosit. Trombosit berfungsi untuk membantu proses pembekukan darah.

freepik.com
TROMBOSIT - Trombosit adalah bagian penting dalam sel darah merah yang berfungsi membantu pembekuan. FOTO: ILUSTRASI 

- mimisan

- gusi berdarah

- darah sulit menggumpal

- menstruasi yang berat

- pendarahan dari rektum

- darah di tinja

- darah di urin.

Dalam kasus parah, rendahnya kadar trombosit juga bisa memicu pendarahan internal yang berbahaya.

Baca juga: Mengenal Jenis dan Gejala Bronkitis pada Paru-paru, Waspada bila Batuk Berlendir Parah

Penyebab

Menurut Mayo Clinic, seseorang bisa dikatakan mengalami trombositopenia jika memiliki tingkat trombosit kurang dari 150.0000 trombosit per mikroliter darah.

Kadar trombosit yang rendah bisa disebabkan berbagai hal, seperti berikut:

- Masalah sumsum tulang

Sumsum tulang adalah jaringan spons di dalam tulang.

Di situlah semua komponen darah, termasuk trombosit, diproduksi.

Jika sumsum tulang tidak menghasilkan cukup trombosit, kita akan memiliki jumlah trombosit yang rendah.

Baca juga: Tanpa Pakai Obat, Ini yang Anda Bisa Lakukan untuk Turunkan Tekanan Darah, Silahkan Dicoba!

Penyebab rendahnya produksi trombosit bisa berupa berikut:

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved