Sabtu, 2 Mei 2026

TRIBUN WIKI

Apa Jadinya bila Kadar Trombosit Terlalu Rendah? Kenali Penyebab dan Gejala Trombositopenia

Dalam sel darah merah ini, ada satu komponen penting, yakni trombosit. Trombosit berfungsi untuk membantu proses pembekukan darah.

Tayang:
freepik.com
TROMBOSIT - Trombosit adalah bagian penting dalam sel darah merah yang berfungsi membantu pembekuan. FOTO: ILUSTRASI 

- gangguan autoimun

- kehamilan

- infeksi bakteri dalam darah

- purpura trombositopenik idiopatik

- purpura trombositopenik trombotik

- sindrom uremik hemolitik

- koagulasi intravaskular diseminata.

Selain itu, rendahnya kadar trombosit juga bisa dipicu oleh kondisi berikut:

Baca juga: Penyebab dan Gejala Pendarahan Lambung, Berisiko Sebabkan Kematian bila Tak Ditangani

1. Kehamilan

Trombositopenia yang disebabkan oleh kehamilan biasanya ringan dan membaik segera setelah melahirkan.

2. Autoimun

Penyakit autoimun, seperti lupus dan rheumatoid arthritis, juga bisa memicu rendahnya kadar trombosit.

Hal ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang dan menghancurkan trombosit.

3. Bakteri dalam darah

Infeksi bakteri parah yang melibatkan darah (bakteremia) dapat menghancurkan trombosit.

4. Purpura trombositopenik trombotik

Kondisi ini bisa terjadi ketika gumpalan darah kecil tiba-tiba terbentuk di seluruh tubuh, sehingga memerlukan trombosit dalam jumlah besar.

5.Sindrom uremik hemolitik

Gangguan langka ini menyebabkan penurunan tajam trombosit, kerusakan sel darah merah, dan mengganggu fungsi ginjal.

6. Efek obat

Obat-obatan tertentu dapat mengurangi jumlah trombosit dalam darah.

Selain itu, jenis obat tertentu juga dapat mengacaukan sistem kekebalan dan menyebabkan hancurnya trombosit.

Baca juga: Penyebab dan Gejala Pendarahan Subdural pada Otak, Apa Bahayanya?

Cara mengatasi

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kadar trombosit yang rendah.

Dalam kasus ringan, dokter mungkin ingin menunda pengobatan dan hanya memantau kondisi pasien.

Dokter juga seringkali menarankan pasien untuk mengambil tindakan pencegahan seperti berikut:

- menghindari olahraga kontak

- menghindari aktivitas dengan risiko tinggi

- perdarahan atau memar

- membatasi konsumsi alkohol

- menghentikan atau mengganti obat yang memengaruhi trombosit, termasuk aspirin dan ibuprofen.

Baca juga: Penyebab dan Gejala Leukopenia, Mudah Sakit Akibat Kurangnya Sel Darah Putih

Untuk kasus parah, dokter akan memberikan perawatan medis seperti berikut:

- transfusi darah atau trombosit

- mengganti obat yang menyebabkan jumlah trombosit rendah

- memberikan kortikosteroid untuk memblokir antibodi trombosit

- memberikan obat yang menekan sistem kekebalan

- operasi

- pengangkatan limpa.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kadar Trombosit Rendah: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya".

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved