Breaking News:

BERITA PEMPROV KEPRI

Pjs Gubernur Kepri: Korban Covid-19 di Kepulauan Riau Bisa Tembus 47 Ribu, Jika!

Pjs Gubernur Kepri Bachtiar Baharuddin mengungkapkan potensi penyebaran Covid-19 di Kepri bisa lebih besar dari angka penyebaran saat ini

TribunBatam.id/Endra Kaputra
Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin mengatakan potensi korban Covid-19 di Kepulauan Riau bisa saja tembus di angka 47 ribu 

Pjs Gubernur Kepri: Korban Covid-19 di Kepulauan Riau Bisa Tembus 47 Ribu, Jika..

TRIBUNBATAM.ID - Pejabat sementara (Pjs) Gubernur Kepulauan Riau Bahtiar Baharuddin mengungkapkan potensi penyebaran Corona virus disease 2019 (Covid-19) di Kepri bisa lebih besar dari angka penyebaran sekarang. 

Kondisi tersebut bisa terjadi jika warga, pemerintah dan stakeholders tak menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Baca juga: Kasus Corona Terus Bertambah, Pjs Wali Kota Batam Mulai Pikirkan Denda Tak Patuh Protokol Kesehatan

Baca juga: Dampak Virus Corona, Imigrasi Batam Catat Arus Lalu Lintas WNA Menurun, Berikut Datanya

Ilustrasi petugas memakamkan pasien terinfeksi Covid-19 yang meninggal
Ilustrasi petugas memakamkan pasien terinfeksi Covid-19 yang meninggal (AFP)

Mengutip rumusan angka teori penyebaran pandemi ini, Direktur Jenderal Politik Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) itu, bahkan menyebut potensi penyebaran virus asal Wuhan, China  tersebut bisa mencapai 47,2 ribu orang.

Baca juga: Tiga Warga Negara Filipina di Bintan Positif Corona, Tambah 4 Kasus Baru, Total 221 Pasien Covid-19

Baca juga: Zona Hijau Covid-19 Tumbang, Satu Pasien Corona Muncul di Anambas, Sekolah Terapkan Belajar Online

"Jika tak ditangkal akan ada 47,2 ribu orang yang meninggal karena virus ini," ujar Bahtiar dalam silaturahim dengan 16 pimpinan media massa dan organisasi jurnalis di Golden Prawn, Bengkong, Batam, Kepri, Jumat (6/11/2020) petang.

PJS GUBERNUR KEPRI - Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Bachtiar Baharuddin saat pembagian masker di Golden Prawn, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Provinsi Kepri, Jumat (6/11/2020).
Pjs Gubernur Kepri Bachtiar Baharuddin saat pembagian masker di Golden Prawn, Kecamatan Bengkong, Batam, Kepri pada Jumat (6/11/2020). (TribunBatam.id/Endra Kaputra)

Angka 47,53 ribu ini dari teori angka rasio penularan virus mematikan menurut ahli WHO mencapai angka 2,53 persen.

Baca juga: Ketua IDI Kepri Khawatir Muncul Kasus Baru Corona saat Proses Hitung Suara Pilkada Kepri

Baca juga: Kasus Positif Corona di Kepri Tambah 59 Orang, Mayoritas Warga Batam, Lima di Antaranya Meninggal

Rasio ini dibagi 2,5 juta penduduk enam kabupaten/kota di Kepri, dikalikan 210 jumlah warga Kepri yang meninggal akibat virus ini.

Baca juga: Pasien Covid-19 di Tanjungpinang Bertambah 7 Orang, Rahma Ajak Patuhi Protokol Kesehatan

Pasien Covid-19 yang dipulangkan dari Bapelkes Batam, Selasa (3/11/2020).
Pasien Covid-19 yang dipulangkan dari Bapelkes Batam, Selasa (3/11/2020). (TribunBatam.id/Ian Sitanggang)

"Angka 2,53 persen penyebaran virus pandemi global ini konsisten penyebarannya di 217 negara," ujar mantan Kepala Pusat Penerangan Kemendagri ini.

Ia juga memastikan pemerintah masih berupaya menahan serangan wabah Covid-19.

Baca juga: Bayi 5 Bulan di Batam Sembuh dari Covid-19, Berikut Daftar 42 Pasien Sembuh Virus Corona Lainnya

Baca juga: Covid-19 Serang Anambas, Tambah 2 Kasus Positif Baru, Total 3 Kasus Virus Corona

Adapun banyak pihak meyakini, corona saat ini tengah beradaptasi dengan daya tahan manusia.

Ilustrasi Covid-19
Ilustrasi Covid-19 (istimewa)

Selama masih ada pelabuhan, airport dan terminal persinggahan manusia dan interaksi antarmanusia maka virus ini diyakini masih tetap akan menyebar.

Baca juga: Pemkab Karimun Berlakukan WFH Akibat Pandemi Covid-19, Sebagian OPD Pilih Tetap Masuk Kantor

Baca juga: Kisah Hawa Jadi Pemulung di Batam, Bertahan Hidup di Tengah Pandemi Corona

.

.

.

(TRIBUNBATAM.ID)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved