Kamis, 14 Mei 2026

Curi Popok Buat Anaknya, Pria 21 Tahun Babak Belur Dihajar Massa

Kapolsek Paiton AKP Noer Choiri menceritakan, kejadian ini bermula saat sang istri memberi tahu pelaku bahwa popok anak mereka yang berumur tiga bulan

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Terduga pelaku Pencurian 

TRIBUNBATAM.id |Probolinggo - Seorang pria babak belur dihajar oleh warga karena ketahuan mencuri popok anak.

Diketahui, pria ini memang mencuri disebuah swalayan.

Popok tersebut akan digunakannya untuk kebutuhan anaknya.

Seorang pria berinisial AS (21) nekat mencuri popok bayi di toko swalayan.

Baca juga: Daftar Game dan Harga Belinya untuk Platform PlayStation 5, Sudah bisa Dipesan Sekarang

Baca juga: Tiga Pasangan Tanpa Ikatan Ditangkap Petugas Gabungan di Dalam Hotel saat Razia

Baca juga: Sejumlah Kasus Penangkapan Teroris di Batam, Ada yang Hendak Hancurkan Singapura

Warga Desa Sumberan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo tersebut nekat mencuri lantaran mengetahui sang anak kehabisan popok.

Sementara, dirinya tak punya uang karena tidak bekerja.

Kapolsek Paiton AKP Noer Choiri menceritakan, kejadian ini bermula saat sang istri memberi tahu pelaku bahwa popok anak mereka yang berumur tiga bulan habis.

AS pun pergi ke toko swalayan yang terletak di Desa Jabung Sisir, Kecamatan Paiton, pukul 11.30 WIB pada Sabtu (7/11/2020).

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), AS masuk dengan berpura-pura seperti seorang pembeli biasa.

Baca juga: Jelang Sule dan Nathalie Holscher Menikah, Pihak Keluarga Lina Jubaedah Sampaikan Pesan

Baca juga: Mandiri dan Kaya, Inilah Daftar Bisnis yang Dimiliki Gisel, Kafe hingga Kosmetik

Setelah mondar-mandir di dalam swalayan tersebut, dan mengira situasi sudah aman, ia pun memasukkan popok bayi seharga Rp 18.000 ke dalam jaket yang dikenakannya.

IF, seorang karyawan swalayan tersebut curiga pada saat pelaku mondar-mandir di dalam toko swalayan.

Setelah terus mengawasi ternyata kecurigaannya benar.

Ia melihat AS memasukkan popok bayi ke dalam jaketnya.

IF pun melaporkannya pada atasannya.

"Saat IF melapor ke atasan, pelaku kabur naik motor."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved