Breaking News:

HARI PAHLAWAN 2020

Mengenang Bung Tomo, Sang Pembakar Semangat Arek-arek Suroboyo saat Petempuran

Keberhasilan rakyat Indonesia, terkhusus arek-arek Suroboyo dalam bertempur melawan Sekutu tak lepas dari peran Bung Tomo.

Editor: Widi Wahyuning Tyas
Kompas
BUNG TOMO - Bung Tomo adalah tokoh yang berperan penting dalam Pertempuran Surabaya. FOTO: Sosok Bung Tomo semasa hidup. 

Bung Tomo lahir dari pasangan Kartawan Tjiptowidjojo dan Subastita.

Ibunya berdarah campuran Jawa, Sunda, dan Madura.

Bung Tomo merupakan anak laki-laki pertama dari enam bersaudara.

Keluarganya tergolong berkecukupan sehingga ia bisa menempuh pendidikan yang cukup layak pada zamannya.

Namun demikian, dia tumbuh menjadi anak yang pekerja keras.

Bung Tomo pernah bekerja sebagai pegawai pemerintahan, sebagai staf pribadi di sebuah perusahaan swasta, sebagai asisten di kantor pajak pemerintah, dan pegawai kecil di perusahan ekspor-impor Belanda.

Dia gemar bekerja keras untuk memperbaiki keadaan agar menjadi lebih baik.

Pada saat usia 12 tahun, ketika ia terpaksa meninggalkan pendidikannya di MULO, Bung Tomo melakukan berbagai pekerjaan kecil-kecilan untuk mengatasi dampak depresi yang melanda dunia saat itu.

Lalu, Bung Tomo menyelesaikan pendidikan HBS-nya lewat korespondensi, namun tidak pernah resmi lulus.

Di usia muda Bung Tomo aktif dalam organisasi kepanduan atau Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI) dan bergabung di dalamnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved