Anies Baswedan Disebut Ingkar Janji Kampanye, Pembongkaran Bangunan Liar Diprotes Warga Jakarta
Anies Baswedan diserang warga Jakarta, mereka menuding Anies Baswedan melanggar janji kampanye. Sebab mereka melakukan pembongkaran bangunan liar
TRIBUNBATAM.id |JAKARTA - Warga Jakarta mempertanyakan pembongkaran bangunan liar yang ada di Jakarta.
Menurut Warga sekitar, pembongkaran yang dilakukan petugas satpol PP ini tidak sesuai dengan janji Anies Baswedan saat kampanye.
Tidak sesuai dengan janji kampanye Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, Pemerintah Kotamadya Jakarta Selatan membombardir bangunan liar di bantaran Kali Krukut, Jalan H Ipin, Cilandak, Jakarta Selatan pada Rabu (11/11/2020).
Baca juga: Update Covid-19 Kepri, Pasien Positif Tambah 75, Total 4.452 Kasus, Sembuh Tambah 71
Baca juga: Dokter dan Bidan Bikin Video Panas di Rumah Dinas, Keduanya Ternyata Berstatus PNS
Baca juga: Anies Baswedan dan Tengku Zulkarnain Ketemu Habib Rizieq Shihab di Petamburan: Pertemuan 4 Sahabat
Hal tersebut disampaikan oleh Farurozi, warga Jalan H Ipin, Cilandak, Jakarta Selatan.
Menurutnya, pembongkaran yang dilakukan oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan itu tidak seperti yang disampaikan oleh Anies Baswedan dan Sandiaga Uno ketika masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada tahun 2017 silam.
"Janggal saja, sepertinya pembongkaran ini pesanan. Tidak sesuai dengan janji pak Anies saat kampanye," kata pada Rabu (11/11/2020).
Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Ujang Hermawan mengatakan, pembongkaran bangunan di bantaran Kali Krukut merupakan wewenang Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan.
Satpol PP, kata Ujang, hanya sebatas melakukan pengamanan lokasi pembongkaran.
“Ya itu kan bangunan liar ada tiga atau empatm Tadi dilakukan pembongkaran karena lahan tersebut merupakan lahan kali dan masih area Sudin SDA ,” kata Ujang.
Empat bangunan yang merupakan kios dan rumah diratakan menggunakan alat berat.
"Jadi kami hanya membantu pelaksanaan karena sudah dihimbau sebelumnya, akhirnya mereka mau ditertibkan,” terang Ujang.
Menurutnya, bangunan tersebut dibongkar karena membuat genangan dan mempersempit badan Kali Krukut.
“Kalau beberapa jam hujan air kalinya meluap dan buat suka genangan. Makanya rencanannya bakal dibuat tempat dibatasi supaya air tidak meluap,” papar Ujang.
Selain Satpol PP dan Sudin SDA, dalam kegiatan pembongkaran tersebut juga melibatkan petugas Dishub dan TNI/Polri.
Sementara itu, Camat Cilandak Mundari ketika dikonfirmasi mengakui tidak mengetahui adanya kegiatan pembongkaran bangunan di wilayahnya.
"Nggak ada," ungkapnya dihubungi pada Rabu (11/10/2020).
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Langgar Janji Kampanye Anies, Pembongkaran Bangunan Liar di Bantaran Kali Krukut Dipertanyakan Warga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/21-1-2020-anies-baswedan.jpg)