Pemerintah Arab Saudi Buka Umrah Internasional, Kouta Jemaah Indonesia Terbanyak
Sejauh ini ada lebih 300 jemaah Indonesia yang telah berangkat ke tanah suci, yakni 253 orang pada 1 November, 60an orang pada 3 November
TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Arab Saudi telah membuka ibadah umrah untuk jemaah.
Pembukaan ibadah umrah yang dilakukan pemerintah Arab Saudi berlangsung pada awal November lalu.
Pemerintah Arab Saudi pun baru melayani ibadah umrah untuk jemaah internasional.
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri), Firman M. Nur, dalam talkshow Tribun Corner 'Umrah di Masa Pandemi', Selasa (10/11/2020).
"Tahapan ketiga (umrah internasional) yang hanya diberikan kesempatan umrah itu hanya Indonesia dan Pakistan. Saat ini uji coba hanya dua negara ini," ujar Firman.
Sejauh ini, Firman melaporkan ada lebih 300 jemaah Indonesia yang telah berangkat ke tanah suci, yakni 253 orang pada 1 November, 60an orang pada 3 November, serta 8 November sebanyak 46 orang.
Baca juga: Umrah Perdana di Tengah Pandemi COVID-19, 253 Jemaah Asal Indonesia Terbang ke Arab Saudi
Baca juga: Arab Saudi kembali Buka Umrah Awal November, Terima Sekitar 10,000 Jemaah Tiap Minggunya
Sementara, untuk jemaah asal Pakistan ada sekitar 36 orang.
"Persyaratan untuk mendapatkan visa umrah adalah 18-50 tahun, sertifikat lulus Swab dan negatif Covid-19, serta mau untuk dikarantina selama 3 hari," tuturnya.
Nantinya setelah selesai pelaksanaan umrah internasional ini, ujar Firman, akan ada evaluasi yang dilakukan Arab Saudi atas pelaksanaan umrah untuk jemaah Indonesia dan Pakistan.
Ia berharap, hasil evaluasi pemerintahan Raja Salman tersebut berjalan baik, sehingga Indonesia terus mendapatkan kesempatan untuk mengirimkan jemaah.
"Mereka (Arab Saudi) juga melakukan catatan-catatan atas uji coba yang dilaksanakan ini dan akan menjadi catatan, keputusan ke depan bagaimana tata kelola yang baik, karena kami melihat memang sebagai uji coba ini menjadi rujukan kebijakan ke depan," harap dia.
"Kita sebagai warga negara yang terpilih dan keinginan masyarakat juga langsung berangkat tapi ke depan kita mengharapkan bersama pemerintah Saudi Arabia," sambung Firman.
Sebelumnya dalam sebuah acara diskusi virtual, Konsul Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah Endang Jumali menjawab sebuah pertanyaan mengapa hanya Indonesia dan Pakistan yang diberi kesempatan umroh sedangkan negara lain tidak diberikan izin.
“Jawabannya, karena negaraseperti Malaysia, India, Mesir, dan lain-lain tidak mengizinkan warganya ibadah umrah karena masih pandemi,” kata Endang Jumali.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Umrah Internasional Dibuka, Hanya Ada Jemaah Indonesia dan Pakistan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/umrah-tahap-pertama-dibuka-4-oktober-2020.jpg)