TRIBUN WIKI
Penyebab dan Gejala Mioma Uteri yang Bisa Berujung pada Pengangkatan Rahim, Wanita Wajib Tahu
Mioma dikenal sebagai salah satu penyakit yang menyerang rahim wanita. Penyakit ini berupa pertumbuhan massa atau daging di dalam atau di luar rahim.
3. Pengobatan dengan terapi hormonal, dengan menggunakan preparat progestin atau gonadotropin-releasing hormone (GnRH).
4. Prosedur miomektomi, yaitu prosedur pembedahan untuk mengangkat mioma.
Prosedur ini dipertimbangkan apabila seorang wanita masih berusia muda dan masih ingin memiliki anak lagi.
Kemungkinan mioma untuk tumbuh lagi setelah miomektomi berkisar 20-25 persen.
Setelah operasi, pengidap disarankan menunda kehamilan selama 4-6 bulan, karena rahim masih dalam keadaan rapuh.
5. Prosedur histerektomi, yaitu prosedur operasi pengangkatan rahim.
Prosedur ini wajib dipertimbangkan terlebih dahulu karena wanita sudah tidak bisa hamil setelahnya.
Namun, bagi mereka yang kerap merasakan gejala seperti nyeri yang tidak kunjung sembuh, dan mengalami pertumbuhan mioma yang berulang meski telah menjalani operasi, sangat disarankan untuk melakukannya.
Baca juga: Termasuk Jenis Kanker Langka, Kenali Penyebab dan Gejala Liposarkoma. Bisa Berujung Amputasi
Pencegahan
Beberapa langkah yang bisa ditempuh untuk mencegah mioma, antara lain:
1. Melakukan olahraga dan aktivitas fisik secara rutin dan teratur.
2. Menggunakan alat kontrasepsi hormonal di bawah pengawasan dokter.
3. Menghindari kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol.
4. Menjaga berat badan tetap ideal.
5. Menjalani pola makan sehat yang tinggi serat dari sayur dan buah, serta menghindari pola makan yang tinggi lemak dan tinggi gula.
Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul 'Mioma Uteri'.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/mimimiom.jpg)