Breaking News:

NEWS VIDEO

VIDEO BNNP Kepri Ungkap Kasus Penyelundupan 33 Sabu-sabu dari Malaysia

Penangkapan 33 kilogram sabu oleh BNNP Kepri dari Malaysia ke Batam berlangsung di Perairan Nongsa, Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Editor: Septyan Mulia Rohman

Editor: Septyan Mulia Rohman

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Badan Narkotika Nasional Provinsi ( BNNP) Kepri menggagalkan penyelundupan 33 kilogram sabu dari Malaysia ke Batam.

Petugas BNNP Kepri menangkap tiga orang berinsial S, A dan I dari ungkap kasus itu.

Penangkapan 33 kilogram sabu dari Malaysia ke Batam berlangsung di Perairan Nongsa, Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Tekong speedboat berinisial S sempat terjun ke laut dan delapan jam berenang ke tepi.

TRIBUNBATAM.id mengumpulkan fakta-fakta penangkapan 33 kilogram sabu dari Malaysia ke Batam.

1. Tekong Terjung ke Laut

Kepala BNNP Kepri Brigjen Richard Nainggolan merinci peran ketiganya, dalam kasus penyelundupan sabu asal Malaysia ini.

Yakni S berperan sebagai tekong (juru mudi) speed boat yang diamankan BNNP Kepri.

S diketahui merupakan warga Belakangpadang dan sehari-harinya bekerja sebagai nelayan.

"Saat hendak diamankan oleh petugas, S melarikan diri dengan melompat ke laut dan berenang kurang lebih 8 jam sebelum mendarat ke daratan," ujar Richard saat konferensi pers, Rabu (11/11/2020).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved