NEWS VIDEO

VIDEO Kondisi Lampu Lalu Lintas di Kawasan Nagoya Batam Selasa 10 November 2020

Kondisi lampu merah di kawasan Nagoya, Kota Batam itu diketahui sudah sekitar dua minggu tidak beroperasi. Kondisi ini rawan terjadi kecelakaan.

Editor: Septyan Mulia Rohman

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Lampu lalu lintas di Jalan Teuku Umar, Nagoya, Kota Batam, Provinsi Kepri tidak berfungsi, Selasa (10/11).

Tidak hanya itu alat pembatas jalan berwarna orange juga terlihat berjejer di pertigaan jalan tersebut.

Sesekali Pengendara yang melintas saling adu mulut lantaran mereka berlomba-lomba untuk saling mendahului.

Lajur jalan diubah dan hanya dua jalur saja yang di perbolehkan lewat.

Hal ini membuat pengendara bingung dan akhirnya mereka melewati jalan pintas dan akhirnya menimbulkan hambatan baru bagi sesama pengendara.

Akibat tidak berfungsinya traffic light, setiap kendaraan yang melintas sering melanggar aturan lalu lintas.

Hal ini berpotensi terjadi kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: Lampu Lalu Lintas Dekat RSUD Embung Fatimah Tak Berfungsi, Pengendara Saling Serobot Jalur

Baca juga: Pengendara Bermotor Waspada, Lampu Lalu Lintas di Kilometer 18 Bintan Tak Berfungsi

LAMPU LALU LINTAS - Kondisi lampu lalu lintas atau traffic light yang tidak beroperasi di kawasan Nagoya, Kota Batam, Provinsi Kepri, Selasa, (10/11)
LAMPU LALU LINTAS - Kondisi lampu lalu lintas atau traffic light yang tidak beroperasi di kawasan Nagoya, Kota Batam, Provinsi Kepri, Selasa, (10/11) (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)

Seorang petugas parkir yang berada tidak jauh dari lokasi tersebut, Das menyebutkan, jika lampu lalu lintas itu sudah tidak berfungsi sejak dua minggu yang lalu.

Namun hingga saat ini belum ada upaya pemerintah melalui instansi terkait untuk memperbaikinya.

"Sudah tidak berfungsi sekitar dua minggu ini," sebut pria 36 tahun itu.

Seorang pengendara motor, Jumadi bahkan sempat melihat kendaraan yang bertabrakan akibat tak berfungsinya lampu lalu lintas itu.

Tabrakan terjadi lantaran sama-sama bingung sapa yang harus duluan melewati pertigaan tersebut.

Dia memohon kepada pemerintah kota Batam melalui instansi teknis dan juga dinas perhubungan agar memperhatikan masalah traffic light yang tidak berfungsi itu.

Hal ini untuk membantu arus kendaraan dan pengguna jalan lainnya.

"Selain itu, menghindari kasus laka lantas yang rentan terjadi di pertigaan jalan itu," ucapnya.(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved